IIE 2016

Manfaatkan Ajang International Islamic Expo, BRI Syariah Luncurkan Produk Tabungan Haji Anak

gomuslim.co.id- Ajang International Islamic Expo (IIE) memang sudah berakhir, namun ada yang unik dari perhelatan kegiatan tersebut. Salah satunya adalah peluncuran tabungan haji untuk anak oleh Bank BRI syariah yang dilakukan pada hari kedua pelaksanaan IIE 2016.

Pada ajang tersebut, BRI Syariah secara resmi meluncurkan program tabungan tersebut yang ditujukan untuk melengkapi rukun Islam kepada anak-anak.

"Ini adalah tabungan haji yang kita pasarkan khusus untuk anak-anak. Jadi kami ingin memberikan kepada keluarga muslim itu sebuah kehidupan muslim yang lengkap," ujar Hajj Relation & Support Department Head BRISyaiah, Emmy Hamidiyah saat ditemui di perhelatan IIE beberapa waktu lalu.

Karena pada saat lahir, setiap anak kan diadzani, kemudian syahadat, sholat, zakat dan puasa juga mereka telah dilatih oleh orang tuanya. Namun untuk Rukun Islam yang kelima yaitu ibadah Haji, biasanya terlewat.

"Karena setiap orang tua selalu menggap kalau ibadah Haji itu dilakukan jika sudah mampu dan mampu itu lebih diorientasikan ketika sudah berpenghasilan dan sudah mapan l. Sementara itu, ini merupakam rukun islam, maka dari BRI Syariah memperkenalkan pada anak-anak lewat program ini," ujarnya.

Tujuan dari program ini juga agar para orang tua bisa mendidik anak dengan rukun islam yang lengkap sejak usia dini. Apalagi, saat ini waiting list atau masa tunggu haji juga tergolong lama. Masa tunggu ibadah haji sendiri lebih dari 10 tahun. Jika baru mendaftar haji ketika mampu, maka calon jemaah masih harus menunggu lagi sekira 10 tahun kedepan.

"Karena masa tunggunya lama, jadi kami memperkenalkan produk ini agar anak-anak bisa dibukakan rekening ini sejak dia lahir dengan setoran awal hanya 100 ribu rupiah," tambahnya.

Sementara itu, untuk kebutuhan identitas yakni Kartu Tanda Penduduk (KTP) dalam pembukaan rekening, Ia menegaskan bahwa untuk program ini bisa menggunakan KTP milik orang tua dari si anak tersebut.

"Jadi di rekeningnya bisa menggunakan nama orang tua, tapi di buku tabungannya bisa menggunakan nama anak itu sendiri," katanya. 

Kemudian, setelah membuka tabungannya si anak bisa mengangsur selama jangka waktu yang diinginkan si anak. "Kan kalau sekarang pendaftaran haji bisa dilakukan ketika anak berusia 12 tahun lebih satu hari, jadi kalau anak usia 6 tahun ingin membuka tabungan ini ya berarti orang tua dari anak tersebut bisa mengangsur 25 juta (biaya haji) selama 6 tahun dan perbulannya berapa itu bisa dihitung,"

Untuk angsuran sendiri bisa dilakukan mulai dari 50 ribu rupiah dan tergantung dari usia berapa ia ingin mendaftar haji serta dari usia berapa si anak ini dibukakan tabungan haji ini.

"Intinya kalau seseorang sudah niat untuk menjalankan ibadah haji dan mereka sudah membuka tabungan haji, berarti orang tersebut sudah mewujudkan niat untuk pergi haji," jelas Emmy.

Sementara untuk target sendiri, BRI Syariah menargetkan sebesar 30% dari tabungan haji mereka merupakan tabungan haji anak di tahun depan. Tabungan haji untuk anak ini juga tidak bisa diambil sewaktu-waktu, karena memang diniatkan untuk pergi haji. Namun jika yang berangkutan memang memerlukan uang tabungan tersebut untuk keperluan mendesak, pihak bank mengizinkan untuk ditarik saldo rekeningnya.

Berbicara mengenai keunggulannya, selain setoran bulanan yang masih terjangkau oleh semua kalangan, terdapat beberapa keunggulan lainnya seperti, asuransi jiwa yang mana ketika si anak meninggal dunia, maka Ia akan mendapatkan asuransi sebesar saldo tabungan yang dimiliki. Kemudian tabungan ini juga bebas biaya administrasi, dan juga ada sistem bagi hasil yang menarik.

Lebih lanjut, ketika disinggung mengenai nilai valuasi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah yang sewaktu-waktu dapat berubah, Emmy mengatakan ketika ingin berangkat maka akan disesuaikan dengan kurs mata uang pada saat itu.

"Kita kan setoran awal menggunakan rupiah, dan seterusnya juga menggunakan rupiah sampai 25 juta. Nanti setelah mau berangkat, akan disesuaikan dengan kurs dollarnya. Tapi biasanya nambahnya gak banyak karena total biaya haji dari pemerintah kan tiap tahun turun," jawabnya.

Setelah menyelesaikan ibadah haji, rekening tadi boleh ditutup atau bisa juga digunakan untuk umroh, tergantung keinginan si nasabah. Karena yang terpenting adalah fitur dari tabungan ini tidak bisa digunakan untuk transaksi dan tidak bisa diambil kapanpun.

Untuk segmentasi sendiri, BRI Syariah mematok usia para nasabah untuk tabungan haji ini setidaknya sampai mereka belum memiliki KTP. Karena jika si anak sudah memiliki KTP maka akan diarahkan untuk membuka tabungan haji dan umroh lainnya di BRI Syariah.

BRI Syariah juga menggandeng sekolah-sekolah dan pada saat pendaftaran masuk sekolah, para anak juga sudah dikenalkan dengan tabungan haji anak dan Umroh dari BRI. Pasalnya, ketika liburan kelulusan, biasanya para siswa akan merencanakan liburan keluar kota, program tersebut juga bisa direncanakan dengan wisata Umrah.

"Kami punya program tabungan umrah itu kan paling murah yaitu 19,5 juta rupiah, nah kalau dibagi menjadi tiga tahun dan mereka mulai dari kelas 1 kalau SMP, dan tinggal dihitung per harinya mereka nambah berapa. Karena kebetulan BRI Syariah punya mini banking yang bisa digunakan untuk mencatat tabungan anak-anak di sekolah," tambah Emmy.

Sampai dengan saat ini, BRI Syariah telah bekerja sama dengan beberapa sekolah seperti sekolah Islam Al-Azhar, Insan Cendikia dan beberapa pesantren di Jawa Timur dan pelaksanaanya lebih banyak di cabang BRI daerah setempat. (Ari)

 


Back to Top