Komunitas ODOJ Gelar Olahraga Panahan Sambil Khatamkan Alquran

gomuslim.co.id- Aktivitas dakwah Islam oleh beberapa komunitas memiliki cara dan keunikan tersendiri. Baru-baru ini komunitas One Day One Juz (ODOJ) menggelar olahraga memanah sambil mengkhatamkan Alquran. Cara ini dilakukan dalam rangka mengajak masyarakat Islam Indonesia supaya lebih mencintai Alquran.

Dewan Pengurus Area (DPA) ODPJ Cirebon, Arif Hidayat mengatakan kegiatan memanah merupakan olahraga yang sangat digemari oleh Rasulullah SAW. Untuk itu upaya membumikan olahraga memanah harus terus dilakukan oleh umat Islam. Bersama Archery Cirebon (AC), mereka secara istiqomah terus menghidupkan olahraga yang dianjurkan Rasulullah Muhammad SAW ini.

Lebih lanjut Arif menambahkan, kegiatan memanah merupakan olahraga rutin yang dilakukan sepekan sekali oleh Archery Cirebon dan ODOJ Cirebon. Kegiatan ini bertujuan supaya masyarakat Islam terus dekat dengan Alquran, sekaligus berolahraga untuk kesehatan.

“Kami masyarakat yang mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Kami juga memperkenalkan wadah bagi komunitas ODOJ, karena ini kegiatan untuk memacu ketangkasan dalam berfikir juga untuk membumikan panahan yang disukai oleh Rasulullah,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Kegiatan itu dinamai dengan Ngaji on The Sport (Ngaos) featuring Panahan di Lapangan Tembak Bima Madya Cirebon. Olahraga panahan ini, lanjut Arif, rata-rata diikuti oleh remaja putri. Latihan biasanya digelar di lapangan terbuka pada akhir pekan. Menurutnya, Rasulullah SAW memandang kekuatan fisik menjadi salah satu bagian penting seperti pernah disabdakan yakni, muslim yang kuat lebih baik dari muslim yang lemah.

“Olahraga archery sangat menyehatkan juga dapat melatih fokus, konsentrasi, ketenangan, dan kesabaran. Tangan memegang busur, mata fokus ke sasaran, pikiran harus konsentrasi, tenangkan diri, dan hati terus zikir ke Allah, Insya Allah tepat sasaran,” ujarnya.

Selain itu, Arif juga berkeinginan untuk mengajak orang sebanyak-banyaknya untuk mengenal lebih dalam terkait olahraga panahan. Menurutnya, kegiatan memanah merupakan sebaik-baiknya permainan. Meski busur panah tersebut mengenai sasaran atau tidak, akan tetap bernilai pahalanya.

“Saya pribadi menginginkan untuk memasyarakatkan olahraga ini dan lebih mengenal dan ikut tergabung di ODOJ Cirebon. Insya Allah akan bernilai ibadah jika kita selalu melaksanakan sunnah-sunnah Rasulullah,” katanya.

Panitia Ngaos feuturing Panahan, Edo Rahmat menyebutkan kegiatan itu diikuti oleh 54 peserta terdiri dari 31 perempuan dan 23 peserta laki-laki. Peserta datang dari wilayah III Cirebon. Dari 54 peserta yang datang, itu artinya sama dengan mengkhtamkan 54 juz Alquran.

Sementara itu, salah satu peserta dari Kabupaten Majalengka Ageng Yuliansyah Pratama (24) mengungkapkan, olahraga panahan menyehatkan juga dapat melatih fokus, konsentrasi, ketenangan, dan kesabaran. “Kegiatan ini sangat bagus dan luar biasa. Mudah-mudahan terus dilakukan,” katanya.

Dengan ODOJ, lanjutnya, depat membangun masa depan masyarakat supaya gemar membaca dan mengkhatamkan Alquran. Selain panahan, peserta juga diwajibkan membaca Alquran 1 juz. “Insya Allah saya sama temen-teman dari Majalengka bakal datang lagi minggu depan,” pungkasnya. (njs/dbs)


Back to Top