Produk Reksa Dana ETF Syariah Jadi Pilihan Jitu Investor Pasif

gomuslim.co.id- Beragam jenis investasi saat ini mulai marak bermunculan, seperti investasi pada bidang properti, emas dan reksa dana. Investasi diartikan suatu upaya untuk mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Sedangkan investasi reksa dana adalah wadah dan pola pengelolaan dana atau modal bagi sekumpulan investor untuk berinvestasi dalam instrument-instrumen investasi yang tersedia di pasar dengan cara membeli unit penyertaan.

Reksa dana terbagi menjadi beberapa jenis salah satunya adalah reksa dana indeks ETF yang memiliki tingkat kerumitan cukup tinggi dibandingkan dengan reksa dana konvensional, seperti reksa dana pendapatan tetap dan reksadana pasar uang. Namun hal ini bukan halangan untuk nasabah yang baru atau akan menggeluti dunia investasi reksa dana. Menurut Otoritas Jasa Keuangan (OJK) reksa dana dan ETF merupakan dua jenis investasi yang berbeda namun saling berkaitan.

Exchange Traded Funds (ETF) digambarkan sebagai anak baru di dunia investasi, namun akhir-akhir ini ETF semakin bersaing dengan reksa dana. ETF maupun reksa dana merupakan pilihan bagi investor yang meninginkan memilih saham syariah. Namun, dengan tersedianya reksa dana dan ETF di pasar, penting bagi investor untuk memahami perbedaan produk-produk tersebut untuk memastikan pilihan investasi yang tepat. Meskipun reksadana dan ETF memiliki kemiripan, ada beberapa perbedaan yang perlu dipertimbangkan investor ketika memutuskan produk yang akan dipilih.

Pada ajang investasi 2016 bertema “Yuk, Nabung Saham” yang digelar di Mal Taman Anggrek, Jakarta belum lama ini. Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa Efek Indonesia (BEI) Alpino Kianjaya mencontohkan cara berinvestasi yang mudah kepada pengunjung.

"Seumpama kita memiliki uang Rp 5 juta. Kemudian uang tersebut disimpan di bank dan mendapat bunga 5 persen pertahun. Maka jika satu bulan kurang lebih akan menghasilkan Rp 20850 perbulan. Namun biaya bulanan di bank sekitar Rp 20 ribu. Jadi dari uang Rp 5 juta hanya mendapatkan 800 perak, lantas akan dibelikan apa dan akan ditabung sampai kapan dan bagaimana kita bisa menyimpan dana untuk masa depan, " jelasnya.

Namun jika dengan Rp 5 juta disisihkan Rp 1 juta sebagai simpanan untuk tabungan yang akan dipergunakan menghalau masa darurat. Maka sisanya dapat dibelikan beberapa slot saham perusahaan yang deposito dan mengalahkan segala bentuk investasi lainnya. Jika nasabah tergolong investor pasif yang tidak berani membeli saham, mereka bisa memilih investasi reksa dana Exchange Trade Fund (ETF) yang diperdagangkan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Menurut fakta di lapangan bahwa kinerja reksa dana RTF sangat menjanjikan bagi hasilnya (return) hingga mencapai 40 persen pertahun. Alpino menyampaikan, produk reksa dana ETF ini dilaunching pada 1 Oktober 2015 uang dikelola pleh PT Indo Premier Investment Management (IPIM) sudah menghimpun dana hingga Rp 2,1 triliun dari produk ETF.

Alpino berharap ke depannya agar kinerja produk ini juga bisa meningkatkan pertumbuhan Indo premier. Begitu juga para investor juga dihimbau untuk betindak cermat karena mengingat peluang investasi saham dari ETF sangat menjanjikan dan tentunya termasuk dalam saham syariah yang aman. (nat/ojk/dbs)


Back to Top