MHQ Pesantren Provinsi Jawa Tengah Resmi Dibuka, Ini Kemeriahan Pawai Taaruf Pembukanya

gomuslim.co.id- Musabaqah Hifdzil Quran (MHQ) Pesantren XII Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2016 secara resmi telah dibuka di Blora, Selasa (1/11). Kegiatan yang terselenggara atas kerjasama Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Jateng dengan Pemerintah Kabupaten Blora ini dilaksanakan mulai tanggal 1 sampai dengan 3 November 2016.

Perhelatan rutinan setiap tahun itu mengusung tema “Dengan Musabaqah Hifiz Quran Kita Persiapan Generasi Qurani Yang Mampu Memahami dan Mengamalkan Alquran dalam Kehidupan Menuju Jawa Tengah yang Berprestasi”. Perlombaan ini diikuti oleh 350 orang dari 35 kabupaten dan kota se-Jawa Tengah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Blora, Dwiyanto mengatakan MHQ diikuti 350 kafilah yang menjadi utusan kabupaten dan kota di Jateng. Ke-350 kafilah itu terdiri dari 210 orang peserta dan 140 orang kafilah. “MHQ kali ini mengambil tema Kita Persiapkan Generasi Qurani yang Mampu Memahami dan Mengamalkan Alquran dalam Kehidupan Menuju Jawa Tengah yang Berprestasi,” ujarnya.

MHQ tahun ini akan menggelar tiga cabang utama.  Ketiga cabang itu adalah cabang hifdzil Quran golongan 20 juz putra dan putri, cabang hafalan 30 juz putra dan putri, cabang tafsir Alquran materi hafalan juz 1 sampai juz 30 dan materi tafsir juz 7 putra dan putri.

Acara pembukaan MHQ XII Pesantren ini dihadiri Bupati Blora Joko Nugroho beserta Kepala SKPD, Ketua LPTQ Jawa Tengah, Komisi E DPRD Jawa Tengah, Ketua MUI Jawa Tengah, para Kepala Kantor Kementerian Agama se-Jawa Tengah dan masyarakat umum. Bertempat di Alun Alun Blora, MHQ dibuka secara resmi oleh Gubernur Jawa Tengah yang diwakili oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Farhani.

Dalam sambutan tertulisnya, Gubernur menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini karena selain meningkatkan kualitas iman dan takwa kepada Allah SWT, kegiatan ini juga menjadi wahana untuk mencintai, mendalami, menghayati dan mengamalkan Alquran dalam rangka mewujudkan bangsa Indonesia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

“Kegiatan keagamaan seperti ini sangat positif untuk membangun mental dan spiritual generasi muda, baik dari segi sosial maupun peningkatan kualitas moral dalam memahami nilai nilai ajaran agama Islam, sekaligus sebagai sarana berlatih untuk mencapai prestasi yang lebih tinggi,” ucap Farhani membacakan sambutan Gubernur.

Gubernur berharap, dengan MHQ mampu menciptakan generasi unggulan yang mampu menjadi teladan dan pelopor peradaban yang tidak hanya hafal Alquran tetapi juga mampu mempraktekkannya serta menjunjung tinggi etika dan moral. MHQ juga sebagai ajang silaturahmi, bertukar pikiran, pengalaman dan meningkatkan solidaritas persaudaraan dalam rangka membangun rasa persatuan dan kesatuan.

Kepada seluruh kafilah diharapkan untuk menampilkan kemampuan dan ketrampilan secara maksimal untuk meraih prestasi setinggi mungkin dengan tetap menyehatkan nilai sportivitas yang tinggi. Tidak lupa Gubernur berpesan agar menjaga kesehatan serta optimis dan tawakal setelah berusaha bekerja keras, belajar, dan berdoa. "Santai saja, jangan gugup atau demam panggung. Yakinlah kalian bisa," tuturnya.

Sebelumnya, acara MHQ XII Jateng ini terlebih dahulu digelar Pawai Taaruf pada sore harinya. Pawai taaruf kafilah peserta MHQ ini dimeriahkan pula penampilan kesenian Liong dan Barongan. Penampilan liong yang merupakan kesenian khas masyarakat keturunan Tionghoa itu menjadi pembeda sekaligus menarik perhatian penonton pawai taaruf.

Demikian juga dengan kesenian Barongan. Tetabuhan yang mengiringi penampilan seni barongan mampu menghipnotis penonton sehingga mereka tidak beranjak sampai pawai usai. Pawai dimulai dari Alun-alun dan berakhir di Blok T. Para peserta pawai berjalan kaki menyusuri jalan Pemuda sepanjang sekitar dua kilometer.

Selain liong dan barongan, pawai taaruf juga dimeriahkan dengan marching band dari sejumlah siswa sekolah SD/MI hingga SMA/SMK. Tidak ketinggalan pula kesenian hadroh turut menyemarakkan pawai taaruf ini. Pawai taaruf digelar untuk memeriahkan MHQ yang akan berlangsung di Blora hingga 3 November. Selain pawai taaruf, akan digelar pula bazzar, pameran produk unggulan dan pementasan seni di alun-alun Blora. (njs/dbs)


Back to Top