Hijaber Ini Jadi Brand Ambassador Perusahaan Make Up Ternama

gomuslim.co.id – Eksistensi wanita berhijab bukan hanya terlihat di Indoneisa atau di negara yang mayoritas penduduknya beragaa muslim saja. Namun, di negara yang minoritas muslim seperti Amerika Serikat, eksistensi muslimah yang mengenakan hijab pun kini mulai naik meningkat dan semakin diperhitungkan.

Setelah mengumumkan James Charles sebagai brand ambassador pria pertama, kini brand kosmetik Cover Girl kembali menggebrak dunia dengan pengumuman penting lainnya. Brand kecantikan asal Amerika itu menjadikan Nura Afia sebagai brand ambassador Cover Girl pertama yang mengenakan hijab. Seolah ingin mendeklarasikan bahwa kecantikan adalah keragaman yang harus dihargai, Cover Girl menjadikan orang-orang inspiratif di bidang kecantikan. Nura adalah seorang blogger dan vlogger.

Dikutip dari publikasi PopSugar, hijaber ini akan menjadi duta untuk produk maskara terbarunya, So Lashy!BlastPro Mascara. Dipilihnya Nura karena dia memiliki bulu mata panjang, yang membuat banyak wanita iri serta riasan dan kulitnya yang sempurna. 

Di YouTube, Nura merupakan blogger yang populer karena memiliki lebih dari 200 ribu pelanggan yang setia menonton video kecantikan dan sejumlah tips kreatif menggenakan hijab. Dengan dipilihnya Nura sebagai model CoverGirl, maka dia akan bergabung dengan sederet selebriti lainnya yang telah menjadi model merek ini, seperti Sofia Vergara dan Katy Perry.

"Rasanya seperti mimpi. Aku tidak pernah berpikir aku akan melihat wanita muslim merepresentasikan di skala besar," kata Nura dengan 200 ribu subscriber di channel Youtube-nya.

Penampilan perdana Nura sebagai model terbaru produk maskara CoverGirl bisa dilihat pada 14 November 2016. Dan wajah cantiknya akan terpampang di billboard di sekitar Time Square di New York City.

CoverGirl sendiri merupakan merek kosmetik  asal Amerika Serikat yang didirikan di Maryland, Amerika Serikat, oleh Noxzema Chemical Company (kemudian disebut Noxell, populer untuk pembersih wajah) dan diakuisisi oleh Procter & Gamble pada tahun 1989.

Perusahaan Noxel diiklankan di lini kosmetik ini dengan memungkinkan para model busana, aktris, dan penyanyi yang tampil di sampul depan majalah-majalah wanita, memakai produknya. CoverGirl menjadikan para pelanggan merasa terlayani secara langsung dan nyaman dengan menyediakan berbagai macam kosmetik yang tersedia dengan harga yang wajar.

Sementara itu, untuk Campaign Lash Equality sendiri merupakan salah satu cara dari CoverGirl untuk mengubah pola pikir masyarakat dalam menggunakan make-up. CoverGirl menyajikan campaign tersebut  secara lebih segar dan membuat orang berpikir tentang sesuatu yang sederhana seperti maskara. "Kami selalu berdiri untuk kecantikan inklusif yang mendukung setiap dan semua jenis dan warna kulit," tulis merek di caption Instagram mereka untuk menandai peluncuran #SoLashy maskara.

Untuk promosi produk ini, mereka membawa bersama-sama influencer dan celebs untuk membentuk fam #SoLashy, di salah satu foto terbaik yangsudah terpubish di berbagai media sosial baru-baru ini. Beberapa figur kenamaan seperti James, Amy Phan, Nura Afia, dan adik dari penyanyi Chloe dan Halle bersama dengan selebriti papan atas Amerika Serikat yakni Katy Perry dan Sofia Vergara. Di saat beberapa wajah merupakan sebuah icon CoverGirl, orang lain seperti Nura yang berhijab merupakan pendatang baru dan pertama kalinya tampil dalam kampanye ini. (ari/dbs)


Back to Top