Universitas Dar Al-Hekma Gelar Pameran Warisan Budaya Arab Saudi

gomuslim.co.id- Universitas Dar Al-Hekma Arab Saudi mengadakan acara "Perayaan Warisan dan Budaya Arab Saudi". Acara ini merupakan kolaborasi dari anggota fakultas pendidikan umum yang bekerja bersama-sama dengan para mahasiswa dalam pelaksanakan acara.

Tidak hanya pihak mahasiswa mewakili aspek yang berbeda dari budaya dan warisan Arab, tetapi mereka juga menciptakan produk untuk dijual selama acara sebagai cara mereka untuk berkontribusi terhadap dana beasiswa.

Direktur Departemen Pendidikan Umum di Universitas Dar Al-Hekma Dr. Raija Pini Kemppainen menjelaskan bahwa, dalam dunia global penting untuk mengetahui warisan bangsa sendiri. Di Universitas Dar Al-Hekma mereka membangun identitas global di atas dasar suara dari budaya dan identitas nasional. Pengetahuan dan kebanggaan budaya bangsa sendiri memungkinkan kita untuk menghargai diri sendiri dan menghormati orang lain. Acara Perayaan Warisan dan Budaya Arab Saudi memberikan mahasiswa dan pengunjung kesempatan untuk belajar tentang budaya Arab, merasa memiliki dan menghargai warisan bangsa sendiri.

Salah satu sudut ditampilkan oleh UNESCO Situs Warisan di Arab Saudi dalam pameran Madain Saleh, Rock Art of Salam dan Al Diriyah. Setiap kelas ditugaskan satu situs warisan di Inggris dan mereka diminta untuk melakukan riset dan menciptakan artefak dan menampilkan gaya museum, para siswa didistribusikan pekerjaan berdasarkan keahlian mereka sendiri.

Para mahasiswa yang menciptakan sudut ini sedang mempelajari "Pengantar Antropologi". Seorang dosen di Departemen Pendidikan Umum Universitas Dar Al-Hekma Sarah Swick  meminta 75 mahasiswanya menjadi tiga bagian yang berbeda untuk membuat pameran museum kualitas pada tiga dari empat UNESCO Situs Warisan Dunia di Inggris.

"Mahasiswa saya bekerja selama lima minggu, tantangan terbesarnya mereka harus mengumpulkan informasi tentang warisan arkeologi dan gambar dari situs. Untuk informasi, kami menggunakan informasi dari Komisi Saudi sebagai Pariwisata dan Warisan Nasional yang digunakan sedangkan untuk gambar, kami menggunakan koleksi pribadi dari beberapa situs yang pernah saya kunjungi,” jelas Swick, seperti dilansir dari publikasi SaudiGazette. 

"Belajar tentang warisan budaya membuat saya menghargai budaya bangsa yang lebih kaya. Ini membuka mata saya untuk ide-ide baru dan mengajari saya tentang sejarah bangsa sendiri. Saya yakin ini adalah penting bagi semua orang terutama kepada generasi baru untuk belajar dan melestarikan," ungkap Amal Khatim yang merupakan salah satu murid Swick.

Di sudut lain mahasiswa menampilkan karya seniman lokal Salwa Zahid. "Meskipun waktu terbatas, murid-murid saya bertemu dengan tantangan dan membantu saya membuat poster visual yang hebat dengan informasi yang relevan untuk Kerajaan Arab Saudi dan Seni Islam dan Arsitektur," papar dosen seni di Universitas Dar Al-Hekma Muzna Al-Quaiti.

Al-Quaiti meminta murid-muridnya dalam kursus seninya untuk membuat poster yang mewakili ide mereka. "Proyek poster adalah cara yang lebih baik untuk menghubungkan ide-ide saja bersama-sama, tidak hanya untuk studi kami saat ini tentang sejarah seni dan arsitektur Islam, tetapi untuk negara modern kita dari mana kita hidup," ungkap Tala Abdul Majeed salah satu mahasiswa yang bekerja pada proyek ini.

"Saya belajar bahwa kita terinspirasi dan dipengaruhi oleh masa lalu kita, yang membuat saya berpikir apa yang akan saya meninggalkan di dunia ini karena orang-orang dari masa depan akan melihat kembali ke waktu kita untuk belajar dan terinspirasi oleh kami," sambung Rahaf Alharbi sebagai mahasiswa yang bekerja di proyek yang sama.

Salah satu sudut menarik adalah bahwa mahasiswa Dr. Chaman Rahim yang menciptakan sebuah buku masak budaya dengan mengumpulkan resep tradisional tua dari anggota keluarga mereka dan berbagi mereka dalam satu buku. Desain Buku dan nuansa mencerminkan tema mahasiswa dalam mencoba untuk menggambarkannya. Selain itu, buku ini dijual selama acara untuk berkontribusi dana beasiswa.

Sedangkan, 35 mahasiswa dari asisten profesor di Departemen Pendidikan Umum Dr. Caroline Attie dalam kursus sejarah bekerja pada proyek-proyek dalam empat tim, baik di dunia sejarah kontemporer dan Sejarah Timur Tengah. Topik proyek siswa Dr. Attie berkisar antara arsitektur kota tua Jeddah, sejarah Diriyyah dan Asir, kereta api Ottoman Hijaz, penemuan minyak di Kerajaan Arab Saudi dan pengembangan industri juga mengenai fluktuasi harga minyak selama beberapa dekade terakhir. (nat/saudigazzete/dbs)


Back to Top