OPQ 2016

Ini Pesan Ustadz Sigit Kamseno dalam Tausiyah 'Kondisi Umat Islam Saat Ini' di Gelaran Olimpiade Pecinta Quran

gomuslim.co.id- Acara Olimpiade Pecinta Qur’an (OPQ) yang diselenggarakan sejak Sabtu 5 November sampai dengan 13 November menyuguhkan rangkaian acara yang menarik. Salah satunya pada Senin (7/11), OPQ menggelar Tausiyah dengan tema “Kondisi Umat Islam Saat Ini” yang disampaikan oleh Ka Dept. Promosi & Humas DPP ODOJ Ustadz Sigit Kamseno.

Pada tausiahnya Ustadz kondang ini menyampaikan bahwa saat ini manusia yang sehat belum tentu dapat dikatakan afiat, belum tentu semua yang nampak dari luar baik dalam arti yang sesungguhnya. Karena itulah keimanan setiap manusia harus perkuat dan dijaga dalam balutan ketaqwaan dan keistiqamahan diri dari hal-hal yang menyebabkan terkikisnya keimanan.

“Pada hakekatnya manusia diwajibkan untuk menjaga ilmu yang dimilikinya, karena ilmu akan menjaga diri, namun sebaliknya jika diri sibuk menjaga harta maka harta tidak dapat menjaga diri”, jelasnya.

Saat ini, umat muslim banyak diuji dengan adanya hal-hal yang dapat melunturkan akidah dengan bermunculnya beragam fenomena. Karena itu, terlena dengan hal-hal yang dapat merusak hati dan keimanan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Sigit menuturkan bahwa  hidup ada satu hal yang harus dicari yakni keberkahan, jika belum mampu mencari keberahan maka wajib hukumnya untuk mencari keberkahan melalui berbagai macam cara yang diridoi Allah SWT.

Jika manusia saling menghargai dan memetik hikmah untuk mencapai pada ketaqwaan maka dapat dikatakan manusia tersebut sebagai orang beriman yang dirindukan surga. Ustadz Sigit juga menambahkan dalam tausiah pencerah hati, bahwa ada empat tanda orang yang mengalami khusnul khatimah ketika saat sakaratul maut, yakni: Orang muslim yang meninggal di malam dan hari jumat, saat meninggal dahi berkeringat, saat sakaratul maut mengucap Laillaha Illallah, dan mati syahid,  salah satu contohnya adalah wanita yang meninggal saat melahirkan.

Terakhir, pada penutupan tausiahnya, Ustadz Sigit menyampaikan pesan kepada para peserta OPQ untuk menjadi manusia yang hatinya selapang padang rumput, walaupun banyak binatang yang menghuni, tapi padang rumput selalu membuka dan memberikan kebaikan kepada makhluk lainnya, jangan jadikan hati sesempit air di dalam gelas, karena berhati sempit bukan ciri dari umat muslim. (nat)

 


Back to Top