OPQ 2016

Untuk Berbagi dan Tebar Inspirasi, Olimpiade Pecinta Quran Hadirkan Tiga Pemuda Inspiratif dan Pejuang Sosial

gomuslim.co.id- Berjuang dan berdakwah dengan cara masing-masing merupakan penggambaran yang tepat dari ketiga pemuda inspiratif ini, dalam talkshow yang digelar oleh Olimpiade Pecinta Quran (OPQ) Senin, (7/11) yang mengusung tema “Bersama Pemuda Inspiratif & Pejuang Sosial”. Para pembicara berbagi cerita dan pengalamannya mengenai kegiatan dalam berdakwah dengan cara yang berbeda-beda.
 
Tema talkshow ini menghadirkan tiga pemuda yang sedang naik daun di bidang masing-masing membuat para penonton OPQ banyak berdatangan ke arena seminar gedung Islamic Centre Bekasi. Mereka adalah Hamas Syahid Izzuddin, Kang Miing dan dr. Gamal Albinsaid. Pasalnya ketiga pemuda ini selain cerdas, dan berbakat mereka juga mampu menginspirasi banyak orang dengan cara unik mereka masing-masing dalam berdakwah.
 
Talkshow yang mampu menarik perhatian anak muda ini diawali dengan kisah inspiratif dari seorang aktor film religi Hamas Syahid Izzuddin. Pria yang juga  menghafal Alquran ini telah memerankan beberapa film layar lebar religi yakni Tausiah Cinta, Ketika Mas Gagah Pergi dan Duka Sedalam Cinta yang akan rilis bulan Januari 2017 mendatang. Hamas berbagi cerita dengan para peserta talkshow tentang kisah dakwahnya melalui film. 
 
“Saya melakukan dakwah melalui film, karena penonton akan mudah memahami dan terinspirasi dari sebuah alur dalam cerita film, karena media  visual lebih memudahkan siapa saja dalam mencerna pesan yang disampaikan,” ucapnya.
 
Selain Hamas ada pendiri Komunitas Anak Langit. Pria yang pernah menjadi santri ini akrab dipanggil kang Miing. Dia mendirikan sebuah komunitas sosial yang tujuannya bentuk dakwah. Melalui wadah sosial Komunitas Anak Langit, tempat berkumpulnya anak-anak jalanan dan anak-anak kurang mampu. Mereka tidak hanya singgah namun mereka diberikan pendidikan dan aktivitas rutin. Mereka mengembangkan kreativitas dan belajar berbagai macam ilmu, seperti pelajaran di sekolah formal, bahkan mereka juga diajarkan keterampilan seperti bertani, bercocok tanam, beternak, menyablon dan memperbaiki mesin. 
 
“Saya melakukan dakwah melalui sesuatu yang saya sukai yakni di bidang sosial. Hidup ini memiliki banyak pilihan, dan saya memilih untuk memaknai pertanyaan apa yang dapat saya berikan kepada orang lain, karena sesungguhnya di saat kita memberi sebenarnya kita sedang menerima,” tuturnya.
 
Dakwah dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, salah satunya memberikan motivasi dan inspirasi kepada banyak orang. Hal inilah yang membuat dr. Gamal Albinsaid tergugah. Pria yang memiliki berprofesi dokter dan wirausaha ini adalah seorang motivator ternama yang telah meraih prestasi penghargaan dari dalam dan luar negeri. 
 
Selain menjadi motivator kelas dunia, dr. Gamal Albinsaid memiliki Klinik Asuransi Sampah di Malang yang meraih penghargaan dari Kerajaan Inggris untuk kategori pemuda Sustainable Living Young Entrepreneurs. Ini adalah sebuah usaha klinik yang sistem pembayaran berobat dengan sampah daur ulang yang dikumpulkan warga. 
 
“Saya ingin semua lapisan masyarakat mendapatkan pelayanan dan fasilitas kesehatan yang memadai, agar tidak ada lagi seorang anak yang meninggal karena ayahnya tidak sanggup membawanya berobat,” ungkap dokter yang memiliki kepribadian hangat ini.
 
dr. Gamal menambahkan bahwa ada banyak cara berdakwah yang dapat dilakukan tidak hanya melalui ceramah keagamaan di tempat ibadah. Namun dalam bentuk hal-hal yang disukai, hal yang menjadi keahlian dan sesuatu yang bermakna. Karena sesungguhnya tidak ada guna mengejar dunia jika tidak bermakna di akhirat.
 
Adapun, Olimpiade Pecinta Quran yang diselenggarakkan oleh komunitas One Day One Juz ini berlangsung selama sembilan hari. Festival Alquran dan talkhshow inspiratif berlangsung sejak tanggal 5 sampai 12 November 2016 di Islamic Centre Bekasi. Sedangkan pada hari kesembilan Minggu (13/11), OPA akan berlangsung di GOR Bekasi dengan tilawah akbar bersama ribuan ODOJers, para tamu undangan dari dalam dan luar negeri, seperti Syaikh dari lima benua dan Qari asal Amerika Serikat Fatih Seferagic. (nat)

Back to Top