OPQ 2016

Seminar Hari ke-4 Olimpiade Pecinta Quran: Begini Cara Bijak Gunakan Gadget dan Media Sosial

gomuslim.co.id- Hari keempat gelaran Olimpiade Pencinta Quran (OPQ) yang diselenggarakan oleh One Day One Juz (ODOJ) masih berjalan dengan baik. Ratusan pengunjung tampak memadati acara Talkshow bertajuk "Pengaruh Media Sosial Untuk Semua Sisi Kehidupan" Selasa (08/11) di Islamic Centre Bekasi.
 
Pada acara tersebut, panitia menghadirkan beberapa pembicara utama yang kompeten di bidang masing-masing. Beberapa di antara mereka yaitu pakar teknologi, Onno W. Purbo, Vaksinator Rumah Vaksin dr. Piprim, dr. Mayang pakar agama, Ustadz Fatih Karim dan tak luput hadir pula keluarga Gen Halilintar. 
 
Acara yang dimoderatori oleh Yusep Supriatna ini berlangsung cukup menarik. Onno W Purbo dalam pemaparannya mengatakan media sosial mimiliki peranan penting dalam setiap aspek kehidupan. Kemajuan teknologi informasi yang bergerak sangat cepat harus bisa dimanfaatkan oleh kalangan Muslim dalam mensyiarkan ajaran kebaikan. 
 
"Pesatnya perkembangan teknologi informasi yang salah satunya media sosial ini tidak dapat kita hindari. Ibaratnya, saat ini tengah terjadi perang informasi antara yang baik dan yang buruk. Untuk itu, kita harus deraskan informasi di media sosial ini dengan hal-hal positif untuk melawan keburukan. Ini seperti perang informasi di zaman global," ujarnya.
 
Di sisi lain, dr. Mayang mengungkapkan ada banyak efek negatif bagi kesehatan jika penggunaan media sosial tidak dilakukan secara benar dan teratur. "Banyak masyarakat menggunakan gadget ini berjam-jam dalam sehari. Akibatnya bisa bermacam-macam. Contohnya, kalau liat hp sambil tiduran, itu akan membuat otot mata jadi tegang, bisa juga kekeringan sehingga pandangan jadi kabur. Bisa juga badan jadi kurang sehat karena kurang gerak," paparnya.
 
Untuk itu, dr. Mayang mengimbau agar masyarakat lebih bijak dalam penggunaan gadget dan media sosial. "Gunakan teknologi canggih ini sesuai dengan kebutuhan saja. Jangan berlebihan. Kalau pake berjam-jam, minimal dalam satu jam luangkan waktu 10 sampai 15 menit untuk istirahat," jelasnya. 
 
Selain itu, kata dr Mayang, banyaknya informasi-informasi yang ada di media sosial, masyarakat harus lebih jeli dalam memilih dan memilah informasi yang akurat. "Kalau ada informasi mengenai kesehatan di media sosial, sebaiknya tabayun dulu, tanyakan dulu kebenaran infomasi tersebut kepada para ahli kesehatan. Jangan langsung dishare begitu saja. Takutnya jadi informasi yang menyesatkan," ungkapnya.
 
Pembicara lain, yaitu Ustadz Fatih Karim menuturkan hukum media sosial dan gadget pada dasarnya adalah mubah atau boleh. Ia menilai, media sosial hanya sebuah alat untuk memudahkan segala aktifitas manusia. "Sosial media ini merevolusi seluruh sisi kehidupan manusia. Tren nya merubah adat, budaya, pola hidup bahkan berdampak pada segala aspek. Kita harus sangat hati-hati menggunakannya," katanya.
 
Lebih lanjut ia mengungkapkan, adanya media sosial itu tergantung bagi siapa yang menggunakannya. Menurutnya, media sosial bisa mendatangkan berkah, bisa juga mengundang musibah. "Dulu akses informasi masih sulit untuk kita akses. Tapi, sekarang kejadian di ujung dunia pun kita dapat menyaksikannya secara langsung. Medsos ini seperti punya dua wajah. Bisa jadi sarana dakwah kebaikan sekaligus sarana menyebar kemaksiatan," paparnya. 
 
"Jadi sebenarnya itu pilihan. Kita mau jadikan medsos ini sebagai sarana untuk menabung pahala, atau sebaliknya menumpuk dosa-dosa kita. Saya berharap kita semua menggunakan medsos ini untuk keberkahan dunia dan akhirat," imbuhnya.
 
Dalam kesempatan yang sama, keluarga Gen Halilintar juga menuturkan, peran medsos sangat penting untuk menyebarkan kebaikan dan kebenaran. "Teknologi ini hanya sebagai alat. Tentu sebelum memposting apa pun, kita harus menyiapkan sebaik mungkin sesuatu yang menarik dan kreatif untuk di bagikan. Harus ada warna baru supaya banyak orang bisa terinspirasi," jelas Bapak Hali, ayah dari keluarga Gen Halilintar.
 
Selain seminar ini, acara hari keempat gelaran OPQ 2016 juga diisi dengan final lomba nasyid yang merupakan salah satu cabang lomba yang akan ditampilkan dalam acara tilawah akbar bersama ribuan ODOJers di GOR Patriot Candrabhaga Bekasi, Minggu (13/11). Adapun sebelumnya, OPQ berlangsung di Islamic Centre yang diisi dengan festival Alquran, talkshow inspiratif, dan bazaar mulai tanggal 5 sampai 12 November 2016. (njs)

Back to Top