OPQ 2016

Ada Stand Belajar Olahraga Panahan di Olimpiade Pecinta Quran, Yuk Datang dan Ramaikan!

gomuslim.co.id- Pekan Olimpiade Pencinta Quran (OPQ) 2016 yang diselenggarakan One Day One Juz (ODOJ) di Islamic Centre Bekasi (08/11) terus berlangsung dengan acara-acara menarik. Tidak hanya seminar, talkshow, pameran bazar, tetapi ada juga stand panahan. Stand olahraga memanah ini sengaja dihadirkan oleh panitia agar para pengunjung dapat belajar memanah yang menjadi sunnah Rasulullah Muhammad SAW.

Archery atau panahan merupakan suatu kegiatan menggunakan busur panah untuk menembakan anak panah kedalam titik yang dituju. Dalam agama Islam, olahraga ini mendapat tempat yang begitu istimewa. Hal ini dikarenakan memanah merupakan salah satu olahraga yang dianjurkan Rasulullah SAW.

Dalam hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Rasulullah SAW bersabda, “Ajarilah anak-anak kalian berkuda, berenang dan memanah,”. Pesan ini tentu menjadi hal penting bagi muslim karena selain sebagai bentuk olahraga, memanah juga ternyata mempunyai banyak manfaat bagi seorang Muslim.

Salah seorang instruktur panahan di gelaran OPQ, Hudzaifah Ibnu Yaman mengatakan kehadiran stand memanah ini dimaksudkan supaya masyarakat tertarik untuk menjalankan sunnah Nabi. “Tentu saja selain syiar Islam, adanya stand panahan ini diharap bisa memberikan manfaat bagi para pengunjung. Terlebih melalui event OPQ yang diselenggarakan ODOJ ini merupakan sebuah moment penting mengenalkan olahraga sunnah ini kepada masyarakat luas,” ujarnya.

Lebih lanjut Ibnu menjelaskan, kegiatan panahan ini merupakan salah satu program ODOJ Bekasi Archery Club (OBAC) yang berada di bawah naungan Persatuan Panahan Indonesia (Perpani). “Kegiatan ini sebenarnya untuk melatih Muslim supaya dapat belajar memanah. Dan melalui komunitas ini, kami bersama-sama menjaga sunnah. Alhamdulillah saat ini anggota komunitas sudah mencapai lebih dari 200 orang untuk wilayah Bekasi,” jelasnya.

Selain itu Ibnu juga menambahkan kegiatan panahan dalam komunitas ini memiliki selogan unik yaitu dengan mengucap basmalah, hamdalah dan istighfar secara bergantian. “Jadi saat latihan memanah, sebelum melepaskan busur kita ucapkan basmalah. Kalau busur kena sasaran, maka ucapkan hamdalah, dan kalau busur meleset, segera ucapkan istghfar,” ucapnya.

Kegiatan panahan di Bekasi, kata Ibnu, biasanya dilakukan secara terpusat di lapangan futsal dekat McD, tepatnya di daerah Jatiwarna, Bekasi. “Untuk mingguan kita biasanya latihan disana. Sementara untuk harian, tergantung ada panggilan dari masyarakat atau tidak. Biasanya masyarakat di beberapa perumahan atau komplek mengundang kami untuk memberikan pelatihan terkait memanah ini,” tambahnya.

Ibnu mengungkapkan, kegiatan memanah ini terbuka untuk umum. Siapa pun yang ingin belajar memanah, dapat langsung ke stand panahan di acara OPQ atau dapat menghubungi pihak pengurus. “Caranya gampang, cukup hubungi saja nomor ini 083894490796. Nanti akan segera dikabarkan karena saat ini kami belum punya akun media sosial yang aktif. Jadi untuk sementara bisa menghubungi nomor diatas jika ingin bertanya lebih jauh tentang aktivitas olahraga panahan,” ujarnya.

Menurut Ibnu, sejak stand ini dibuka sejak pagi (08/11), sudah ada 70 pengunjung yang mencoba belajar olahraga panahan. “Bagi pengujung OPQ 2016, silahkan datang saja ke stand panahan. Kita sudah mulai dari hari Senin kemarin. Dan Alhamdulillah, ternyata para pengunjung yang mencoba panahan ini cukup antusias. Hanya dengan mengisi absensi dan mengisi infaq seikhlasnya, nanti akan ada instruktur yang mengajarkan panahan,” imbuhnya.

Yeni, salah satu pengunjung stand panahan mengaku senang bisa belajar di sela-sela acara OPQ 2016. “Dari dulu saya ingin mencoba belajar memanah. Tapi belum tahu di mana tempatnya. Alhamdulillah dalam acara OPQ ini, ternyata panitia sudah menyediakan sarana olahraga sunnah ini. Awalnya pas mencoba sekali meleset, tapi yang kedua kalinya bisa,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, salah satu peserta OPQ Putri juga mencoba belajar olahraga panahan ini. “Olahraga ini sangat bagus ya. Saya suka sekali. Selain mengamalkan salah satu sunnah nabi, kegiatan ini juga ternyata menyenangkan. Bisa untuk melatih fokus pikiran, konsentrasi dan latihan ketenangan. Tinggal olahraga berkuda yang belum coba,” ucapnya.

Adapun, Olimpiade Pecinta Alquran 2016 ini akan berlangsung selama sembilan hari. Untuk tanggal 5 sampai 12 November 2016, Festival Alquran dan bazaar akan berlangsung di Islamic Center Bekasi. Sedangkan pada acara puncak, yaitu tilawah akbar yang akan menghadirkan ribuan anggota ODOJ atau ODOJers, beserta para tamu undangan, yaitu Syaikh dari lima benua dan juga Qari asal Amerika Serikat Fateh Seferagic yang akan berlangsung di GOR Patriot Candrabhaga Bekasi. Pada acara closing nanti, ODOJ juga akan menampilkan secara lengkap ‘robot bisa mengaji’ di hadapan ribuan peserta Tilawah Akbar di acara tersebut. (njs)

 


Back to Top