OPQ 2016

Inilah Juara Lomba Hadroh di Ajang Olimpiade Pecinta Quran

gomuslim.co.id- Alunan nyanyian bernafaskan religi yang merdu menjelang senja menyemarakkan Final Lomba Hadroh di Olimpiade Pecinta Qur’an (OPQ), Rabu (7/11). Keseruan euforia kompetisi hadroh menyemarakkan delapan peserta tim hadroh yang hadir hari itu. 
 
Ini merupakan ajang unjuk gigi pemuda-pemuda asal Jakarta dan Bekasi dalam melantunkan ayat suci Alquran dan shalawat Nabi melalui seni hadroh. Yakni kesenian Islami yang sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad Shallallahu’alaihi wasallam, yang dikisahkan pada saat Rasulullah hijrah dari makkah ke madinah, Rasulullah disambut gembira oleh orang-orang anshor dengan nyanyian atau syair yang dikenal dengan sholawat “thola’al badru’alaina” dengan diiringi tabuhan alat musik. 
 
Makna hadroh dari segi bahasa diambil dari kalimat bahasa Arab yakni hadhoro atau yuhdhiru atau hadron atau hadhrotan yang berarti kehadiran. Namun kebanyakan hadroh diartikan sebagai irama yang dihasilkan oleh bunyi rebana. Dari segi istilah atau definisi, hadroh menurut tasawuf adalah suatu metode yang bermanfaat untuk membuka jalan masuk ke hati, karena orang yang melakukan hadrah dengan benar terangkat kesadarannya akan kehadiran Allah dan Rasul-Nya. 
 
Dalam kompetisi lomba hadroh OPQ ini, ada delapan tim peserta yang ditandingkan secara bergantian, yakni dari grup Al-Madani PTIQ, Al-Anwar, Nurul Iman, Nurul Ikhlas, Al-Hairi, Al-Maaqumul Amin, Al-Munawar dan Al-Ijabah.
 
Setelah mereka tampil satu persatu dihadapan juri, maka keluarlah tiga pemenang. Mereka adalah; Juara 1: Al-Ijabah dengan Skor 274 Nomor Urut. 8, Juara 2: Nurul Ikhlas dengan skor 270 Nomor Urut. 4, dan Juara 3: Al-Madani PTIQ dengan skor 268 Nomor Urut. 1. 
 
Delapan peserta yang bertanding berasal dari Kota Jakarta dan Bekasi, kompetisi persahabatan ini menghadirkan penggemar dari masing-masing tim yang menjadi supporter. Acara lomba ini berlangsung lancar dan kondusif, sehingga memudahkan panitia dalam mengkoordinir kegiatan lomba hadrah.
 
Peserta dari masing-masing tim berpenampilan seragam yang kompak dengan sentuhan satu warna yang senada menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung OPQ 2016 sore itu.
 
Sebelumnya, panitia OPQ menjaring para peserta tim hadroh Jabodetabek dengan beberapa persyaratan, di antaranya peserta adalah tim hadroh putra/i atau gabungan dinamis lainnya, jumlah peserta 9 – 15 orang/grup, alat yang digunkan: 4 buah Hadroh, 1 buah bass/perkusi pendukung lainnya, peserta Lomba Tingkat Umum: Juara I, II, III, Harapan I,II,III, masing-masing tim Hadroh membawakan 2 buah lagu, Lagu yang dibawakan: Lagu Pilihan: Ditentukan Panitia, Lagu Bebas: Ditentukan Tim Peserta, Waktu: setiap tim diberikan waktu selama 10 menit, dan jumlah peserta terbatas.
 
Selain itu ada penilaian khusus yang akan dinilai pada lomba Hadroh di antaranya:penilaian terbagi menjadi 3 kategori: Vocal: Fashohah, Diafragma, Lahjah, Lirik, Performance: Adab, Harmonisasi, Choir, dan percussion: Variasi (tingkat kesulitan), Intonasi Pukulan, Timming. 
 
Adapun, Olimpiade Pecinta Alquran 2016 ini akan berlangsung selama sembilan hari. Untuk tanggal 5 sampai 12 November 2016, Festival Alquran dan bazaar akan berlangsung di Islamic Center Bekasi. Sedangkan pada acara puncak, yaitu tilawah akbar yang akan menghadirkan ribuan anggota ODOJ atau ODOJers, beserta para tamu undangan, yaitu Syaikh dari lima benua dan juga Qari asal Amerika Serikat Fateh Seferagic yang akan berlangsung di GOR Patriot Candrabhaga Bekasi. Pada acara closing nanti, ODOJ juga akan menampilkan secara lengkap ‘robot bisa mengaji’ di hadapan ribuan peserta Tilawah Akbar di acara tersebut. (nat)

 


Back to Top