Kembangkan Ekonomi Islam, Ikatan Saudagar Muslim Indonesia Bidik Konsep Teknosa

gomuslim.co.id- Saat ini perkembangan teknologi yang kian pesat menjadikan peluang berwirausaha makin menjamur. Salah satunya adalah bisnis startup yang mengolaborasikan inovasi teknologi dalam kemasan bisnis. Hal itu sejalan dengan lahirnya pengembangan teknologi, inovasi dan kewirausahaan (teknosa) yang diyakini dapat memajukan perekonomian umat Muslim.
 
Adalah ISMI sebuah organisasi saudagar Muslim yang dimotori oleh empat organisasi massa Islam yakni Muhammadiyah, NU, MUI dan ICMI. Tujuan didirikannya yakni menciptakan pelaku pelaku bisnis di kalangan umat Islam dan memiliki kontribusi dalam pembangunan.
 
Ketua Umum Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) Ilham Habibie mengatakan ISMI  bertekad untuk mengembangkan teknologi, inovasi dan kewirausahaan (teknosa). Menurut Ilham hal ini bertujuan untuk memacu pertumbuhan bisnis dikalangan umat Islam Indonesia. Ilham menjelaskan, dengan adanya rakor ISMI ke-2, ke depannya akan melakukan koordinasi dengan jaringan-jaringan ISMI di berbagai daerah dalam mengembangkan teknosa. 
 
Dia juga menyadari bahwa perekonomian umat Islam masih banyak ketertinggalannya, oleh karenanya di tahun yang akan datang dengan kehadiran ISMI ekonomi umat Islam harus berkembang dengan pesat.
 
”Teknosa merupakan salah satu solusi dalam memajukan para pelaku merupakan salah satu solosi dalam memajukan para pelaku bisnis Muslim di Indonesia,” papar Ilham pada rapat koordinasi nasional (rakornas) ke-2 ISMI di Hotel Syofian Betawi, Jakarta, Jumat (11/11).
 
Adapun fokus dari teknosa menurut Ilham, adalah pada pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Di mana dalam UMKM terbagi dalam berbagai kelas yang ada, dan itu harus dibenahi dalam teknosanya baik permodalan, teknologi, pemasaran dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
 
”Saya menyakini dengan jaringan ISMI yang ada selama ini akan mampu mendongkrak persoalan ekonomi umat,” ungkapnya. Ia beserta ISMI menyakini dengan adanya teknosa akan mampu mengangkat pelaku UMKM umat Islam.
 
Sektor UMKM menjadikan bidikan dari ISMI, hal ini lanjut dia tidak lepas dari besarnya produk domestik bruto (PDB) yang disumbangkan sektor tersebut. Maka membangun teknosa di sektor UMKM akan melecutkan para saudagar Muslim untuk terlibat dalam pembangunan ekonomi.
 
Sementara itu,  Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan juga Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengatakan salah satu yang belum dikuasai oleh umat Islam di Indonesia adalah sektor perekonomian. Padahal, penentu kekuasaan di negeri ini adalah  siapa yang menguasai ekonomi.
 
Anwar menuturkan, hal ini yang harus dikejar oleh umat Islam. Maka, dengan terbentuknya ISMI sangat strategis bagi umat Islam untuk berusaha keras dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, dengan demikian umat Islam akan sejahtera.
 
Melalui ISMI diharapkan akan menjadi wadah untuk membangun sinergisitas bagi  para pelaku usaha Muslim Indonesia. ”Kata kunci dari keberhasilan umat Islam dalam menumbuhkan ekonomi adalah dengan membangun sinergisitas bersama,” ungkap Anwar mengakhiri. (nat/dbs)

Back to Top