OPQ 2016

Peserta MHQ dari 24 Provinsi Ramaikan Pekan Olimpiade Pencinta Quran

gomuslim.co.id- Mushabaqoh Hifzhil Quran (MHQ) merupakan salah satu cabang dari lomba utama di pekan Olimpiade Pencinta Quran (OPQ) yang diselenggarakan One Day One Juz (ODOJ), Jum’at (11/11) di Islamic Centre Bekasi. Seperti dalam perlombaan MTQ, cabang MHQ juga dibagi dalam tiga kategori khusus yaitu kategori MHQ Ikhwan (laki-laki) dewasa, kategori MHQ akhwat (perempuan) dewasa, dan kategori MHQ anak.    

Salah satu panitia dari lomba utama, Niken mengatakan pengkategorian dilakukan berdasarkan usia dari peserta. “Untuk ketegori anak, peserta berusia 5 sampai 15 tahun. Sedangkan dalam kategori dewasa baik ikhwan maupun akhwat berusia 16 sampai 25 tahun. Mereka mewakili dari provinsi masing-masing di seluruh Indonesia,” ujarnya kepada tim gomuslim.

Selain itu, kata Niken, perlombaan MHQ ini sebelumnya telah dilakukan penyaringan atau seleksi di setiap kota dan kabupaten masing-masing provinsi. “Jadi peserta yang datang ke sini memang mengikti finalnya. Mereka adalah juara provinsi masing-masing, karena sebelumnya telah menyisihkan peserta di masing-masing provinsi. Alhamdulillah peserta semuanya datang hari ini mengikuti perlombaan,” tambahnya.

Lebih lanjut, Niken menjelaskan para peserta berasal dari 24 provinsi di Indonesia dan satu dewan perwakilan ODOJ dari negara Mesir. “Untuk perlombaan MHQ sendiri peserta memang utusan dari 24 provinsi tersebut. Sama seperti MTQ. Yang membedakan hanya bidang atau cabang perlombaannya saja,” katanya.

Terkait dewan juri, lanjut Niken, berasal dari bermacam-macam lembaga pengembangan Quran yang ada di Indonesia. “Ada dari Masjid Istiqlal, dari LIPIA, IIQ, LPTQ Jakarta dan beberapa lembaga Quran lainnya. Setiap cabang dan kategori bebeda-beda dewan jurinya. Perlombaan MHQ kami usahakan selesai hari ini hingga jam 10 malam,” ucapnya.

Di sisi lain, mengenai sistem perlombaan dalam MHQ ini, para pemenang atau juara akan dipilih dari nilai tertinggi yang diberikan oleh dewan juri. “Kalau ada peserta yang memperoleh nilai yang sama, maka nanti dewan juri akan memanggil keduanya untuk dilombakan lagi. Jadi tetap nanti akan kita pilih juara satu, dua dan tiga dari masing-masing kategori,” jelasnya.

Selanjutnya, pembagian dewan juri sendiri, lanjut Niken, di setiap kategori akan ada 6 dewan juri yang dibagi kedalam tiga bidang khusus. “Dalam cabang MHQ sendiri, dewan juri akan dibagi kedalam tiga bidang khusus yaitu bidang tahfidz, bidang tajwid dan bidang fashohah. Masing-masing bidang akan diisi oleh dua dewan juri terpilih,” ujarnya.

Sementara itu, mengenai peserta MHQ sendiri terdiri dari 24 provinsi di Indonesia. Mulai dari Papua, Gorontalo, Jawa Barat, Banten, Sulawesi Tengah, Jawa Tengah, Riau, Sulawesi Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Lampung, NTB, Sumatera Utara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Aceh, Kalimantan Timur, DP Mesir, Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. 

Adapun untuk pengumuman hasil kejuaraan MHQ ini, kata Niken, akan diumumkan di hari penutupan pekan Olimpiade Pencinta Quran (OPQ) 2016 yang akan dilaksanakan pada hari Ahad, 13 November 2016. “Pengumuman Pemenang dan Juara Lomba Utama MHQ ini akan diumumkan di acara puncak Tilawah Akbar. Ini supaya peserta juga ikut dalam acara puncak yang menghadirkan 50.000 umat di Stadion Patriot Candrabhaga Bekasi. Kegiatan akan dimulai sejak pukul 06.00 pagi sampai pukul 12.00 WIB,” imbuhnya. (njs)

 

Berikut ini daftar dewan juri untuk cabang MHQ di OPQ 2016:

Golongan Dewasa Ikhwan (laki-laki):

Bidang Tahfidz

- Ustaz H. Ahmad Dahuri, MA (Ketua)

- Ustaz Deden Makhyarudin

Bidang Tajwid

- Ustaz Efendi Anwar

- Ustaz Ulil Absor

Bidang Fashohah

- Ustazah Dliyaul Ula

- Ustazah Ayuna Faizatul F (penanya)

Golongan Dewasa Akhwat (perempuan)

Bidang Tahfidz

- Dr. Hj. Romlah Widayanti, MA (Ketua)

- Ustazah Hj. Atiqah (penanya)

Bidang Tajwid

- Ustaz Hidayatullah

- Ustaz Arham

Bidang Fashohah

- Ustaz Nur Kholis

- Ustaz Amirul Yaqin

Golongan Anak-anak

Bidang Tahfidz

- Ustaz H. Ahmad Khotib (Ketua)

- Ustazah Isti'anah

Bidang Tajwid

- Ustaz Muhammad Saihul Basyir

- Ustad Muhammad Luthfi

Bidang Fashohah

- Ustazah Dewi Maryam, MA

- Ustazah Dra. Ida Zulfia (penanya)

 


Back to Top