Lampung Mulai Kembangkan Ekonomi Syariah Lewat Festival Ini

gomuslim.co.id– Ekonomi Syariah di Indonesia saat ini sedang digalakkan di berbagai wilayah oleh Pemerintah. Bahkan, menurut Staf Khusus Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin, Indonesia memiliki potensi menjadi negara dengan keuangan syariah yang besar karena mayoritas penduduknya adalah muslim.

Upaya Pemerintah ini terlihat dari Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung yang bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi dan Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia (ASBISINDO) yang akan menggelar kegiatan Festival Lampung Syariah atau FLASH. Kegiatan yang diselenggarakankan untuk pertama kalinya ini akan berlangsung selama enam hari yang dimulai pada tanggal 17 sampai 22 November.

Menurut Ketua MUI Provinsi Lampung KH Khairudin Tahmid, FLASH akan dimeriahkan dengan berbagai lomba islami seperti pentas seni budaya Islam, bedah buku, qiroatul kutub dan lomba pidato bahasa arab. Selain itu ada beberapa kegiatan yang mengiringi seperti talkshow ekonomi syariah, pameran produk halal, serta jasa berbasis syariah.

Kegiatan yang akan diselenggarakan di Mall Bumi Kedaton, lanjut Wakil Rais Syuriyah PWNU Lampung ini, MUI akan berpartisipasi dalam bentuk edukasi, promosi, konsultasi produk halal, sertifikasi halal di stand MUI yang sudah disiapkan.

Pada pembukaan, lanjut dia, rencananya dihadiri dan dibuka Gubernur Lampung dan dimeriahkan  penampilan komedia Cak Lontong dalam acara Temu Responden Special Edition.

Ia menambahkan, sebagai rangkaian kegiatan sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, pada kegiatan ini juga dimeriahkan dengan lomba cerdas cermat kebanksentralan dan ekonomi atau perbankan syariah untuk pelajar SMA dan sederajat di kota Bandar Lampung dan sekitarnya.

Sebelumnya, di tempat terpisah Selasa (8/11), Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung Arief Hartawan melalui kegiatan ini diharapkan muncul kesamaan pemahaman baik dari regulator, masyarakat maupun pelaku usaha.

"Bahwa ekonomi syariah merupakan bagian penting dalam tatanan perekonomian nasional. Masyarakat juga semakin mengenal berbagai produk dan jasa halal, serta manfaatnya," terangnya.

Ia berharap dengan FLASH ini akan ada masukan dari masyarakat dalam mengembangkan ekonomi syariah secara efektif dan optimal. Dan yang lebih penting lagi menurutnya adalah menguatnya semangat bersama untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Lampung.

Untuk menyegarkan ingatan, Perkembangan ekonomi islam di Indonesia sendiri mulai mendapatkan tempat pada saat didirikannya bank muamalat pada tahun 1992. Undang –undang yang mendukung itu pun di buat seperti uu no 7 tahun 1992 yang kemudian di ubah dengan uu no 10 tahun 1998 dan uu no 23 tahun 1999 tentang bank indonesia. Dari sinilah kemudian ekonomi islam di Indonesia mulai tumbuh dan berkembang pesat.

Perkembangan ekonomi Islam yang semakin marak ini merupakan cerminan dan kerinduan umat islam di Indonesia khususnya para pelaku ekonomi yang menginginkan keridhoan dari Allah Swt. Namun yang perlu diperhatikan lebih lanjut adalah upaya apa yang bisa dilakukan bersama untuk meningkatakan dan mengembangkan ekonomi Islam di Indonesia. (ari/dbs)


Back to Top