Islam Makin Dapat Tempat di Afrika, Populasi Muslim Zimbabwe Terus Meningkat

gomuslim.co.id- Perkembangan dakwah Islam di Zimbabwe kian melesat. Meski masih minoritas, namun pertumbuhan populasi Muslim di negara bagian selatan benua Afrika itu terus mengalami peningkatan. Tercatat saat ini jumlah Muslim yang ada di Zimbabwe telah mencapai angka 2% dari total populasi yang ada. Penduduk Zimbabwe sendiri berjumlah 15 juta jiwa. Angka ini tergolong cukup signifikan mengingat penduduk asli sangat memegang erat agama leluhurnya.

Prestasi ini menunjukan betapa giatnya geliat dakwah di negara tersebut. Tak heran jika agama Islam telah disepakati sebagai salah satu agama yang diakui di Zimbabwe. Menurut publikasi africanexponent, ada beberapa hal yang menyebabkan pertumbuhan Islam di Zimbabwe. Salah satunya adalah hadirnya pemuda muslim yang berkualitas dalam menyebarkan  ajaran Islam.

Tidak hanya itu, ketersediaan literatur dan sumber ilmu Islam semakin meningkat di negara ini. Di sisi lain, adanya beasiswa pendidikan Islam di negara asing juga menjadi salah satu faktor penyebab lainnya. Setidaknya saat ini terdapat 13 kedutaan Islam di Zimbabwe. Kedutaan tersebut menawarkan beasiswa untuk siswa Muslim yang ingin melanjutkan studi mereka di luar negeri di negara-negara Islam.

Sheik Binali, seorang guru agama Islam menuturkan pada tahun 2013, konstitusi Zimbabwe telah membuat peraturan yang memudahkan kelompok Muslim untuk menyebarkan pesan Islam. Konstitusi memungkinkan umat Islam untuk bergerak lebih bebas, terutama di daerah pedesaan di mana mereka diberi label asing oleh penduduk setempat.

“Adanya konstitusi baru memang telah memainkan peran yang sangat penting dalam membantu penyebaran Islam di Zimbabwe. Hal ini mengingat sikap baik dari pemerintah yang telah diuraikan tentang kesetaraan manusia dan kebebasan beragama di negara ini. Dukungan ini menjadi sangat vital bagi dakwah Islam,” ujarnya.

Lebih lanjut ia mengungkapkan penyebaran dan pertumbuhan Islam ini ditanggapi beragam oleh masyarakat umum dan pemerintah Zimbabwe. Ada yang memberi pernyataan positif dan juga negatif. “Meski begitu, dakwah Islam terus berjalan ditengah arus tantangan zaman yang semakin besar,” tambahnya.

Sementara itu, kehadiran komunitas Muslim di Malawi melalui  Islamic Information Bureau (IIB) memberikan semangat baru bagi dakwah Islam di Zimbabwe. Melalui komunitas ini, penyebarluasan pengetahuan tentang Islam menjadi semakin massif sehingga kaum Muslim di Zimbabwe dapat mengakses pengetahuan tentang Islam secara mendalam.

Koordinator Nasional IIB Sheikh Dinala Chabulika mengatakan, orang Islam harus betul-betul mendalami ilmu agama. Hal demikian karena pentingnya menjalankan dakwah Islam. “Pertumbuhan Islam di Zimbabwe dan Zambia tidak sebaik di Malawi. Itulah sebabnya kami membuka cabang di sana agar kami dapat mendidik para mualaf juga menyebarkan Islam di sana. Kami bertekad menyebarkan Islam ke seluruh penjuru Afrika,” tegasnya.

Dalam kesempatan lain, Presiden Gerakan Dakwah Islam Zimbabwe Syekh Abdul Rahman mengatakan dirinya menaruh harapan yang besar kepada IIB. Ia menilai kehadiran kantor cabang organisasi asal Malawi itu mampu membangkitkan kembali dakwah Islam di negaranya. Karena selama menurutnya dakwah Islam masih ‘jalan di tempat’.

“Pertumbuhan Islam di Zimbabwe mengalami stagnasi selama bertahun-tahun. Populasi Muslim di negeri ini terus menyusut dari waktu ke waktu. Akan tetapi, setelah IIB membentuk bironya di sini, kami melihat adanya peningkatan jumlah mualaf di Zimbabwe,” ungkapnya.

Ia juga menuturkan, para dai asal Malawi sangat dihargai di Zimbabwe lantaran peran aktif mereka dalam menyampaikan syiar Islam di negara itu. Oleh karenanya, ia pun memuji peran IIB yang kini menjadi tonggak dalam penyebaran Islam di Zimbabwe. “Keberadaan biro IIB di Zimbabwe bakal memperkuat fondasi dakwah telah dibangun oleh para leluhur kami sejak masa lampau,” imbuhnya. (njs/dbs)


Back to Top