Expo Halal Spain 2016 Jadi Ajang Promosi Produk Halal Indonesia

gomuslim.co.id-  Daya beli dari umat muslim menyebabkan industri produk halal di Eropa mencapai 70 miliar dolar. Dengan populasi lebih dari 44 juta Muslim di Benua Eropa ini, pangsa pasar Muslim sangat penting untuk mengembangkan industri ini. Spanyol sebagai salah satu pintu masuk ke Eropa memiliki tradisi Andalusia sangat dekat dengan negara-negara Muslim. 

Ada sebanyak 29 perusahaan, penghasil produk halal Indonesia yang menarik perhatian kalangan profesional buyers dan travel agents yang mencari mitra untuk wisata halal dalam pameran Expo Halal Spain 2016. 

Pada Senin (14/11), Dubes RI di Madrid, Yuli Mumpuni Widarso kepada Antara London mengatakan bahwa partisipasi Indonesia dalam Expo Halal Spain 2016 untuk memperkenalkan pasar produk halal di Eropa dan Afrika Utara kepada pengusaha Indonesia, terutama potensi pasar produk halal cukup menjanjikan.

Yuli Mumpuni Widarso mengatakan mendorong partisipasi pengusaha produk halal dari Indonesia untuk ambil bagian dalam pameran itu karena Madrid dan Spanyol strategis, berada di Eropa bagian selatan, berbatasan dengan Afrika Utara yang mayoritas penduduknya muslim. Berbagai produk halal Indonesia yang dipamerkan pada ekspo tersebut, seperti kopi, cokelat, rempah-rempah, mie instant, busana muslim, dan aksesoris.

Berbagai produk itu dari 18 perusahaan industri kecil dan menengah (IKM) Binaan Dinas Perindag Propinsi Jawa Barat, enam IKM anggota Asosiasi Petani Kopi Manggarai, ASIKOM satu perusahaan coklat CV Andalan Utama Makassar, dan tiga perusahaan rempah PT Global Sumatera Lestari MIO, PT Mega Inovasi Organik, Mutu Rempah Sulawesi dan Indofood.

Selain itu, gerai Indonesia didekorasi dengan gambar destinasi wisata halal di Jawa Timur, Lombok, Sumatera Barat, dan Aceh, menarik perhatian kalangan profesional buyers dan travel agents yang mencari mitra untuk wisata halal.

Panitia penyelenggara Anwar Elmezwaghi, Ambar Connect EO menyampaikan pihaknya berkeinginan menunjukkan aspek yang berbeda dari industri halal sesuai dengan tren pasar global, seperti turisme, dan industri halal lainnya. Permintaan yang mengalami peningkatan untuk memenuhi kebutuhan penduduk Spanyol yang berjumlah 44 juta orang dan turis asing 68 juta per tahun.

Direktur Pariwisata Pemerintah Provinsi Madrid, Sabine Schwarz mengatakan dipilihnya Madrid sebagai lokasi Expo Halal Spain 2016 tepat karena selain sebagai ibu kota negara, Madrid juga memiliki warisan budaya, yang mempunyai hubungan tradisional dengan tradisi Arab.

Direktur Pengembangan Bisnis Pusat Arena Pameran IFEMA Madrid, Carlos Gonzalez Garcia de la Barga menyatakan Expo Halal Spain 2016 diikuti 69 peserta dari 13 negara, yaitu Amerika Serikat, Belgia, Uni Emirat Arab, Indonesia, Inggris, Iran, Italia, Kuwait, Libya, Mesir, Prancis, Spanyol, dan Tunisia, yang sebagian besar menampilkan gerai turisme halal (travel agent, hotel, restoran). Berdasarkan data IFEMA, Expo Halal Spain 2016 dikunjungi 2.000 orang, meningkat dari pada 2015 yang 1.100 orang.

CEO Halal Lifestyle Indonesia Sapta Nirwandar mengundang seluruh peserta Expo Halal Spain 2016 berpartisipasi dalam pameran Indonesia International Halal Lifestyle Expo & Conference 2017 yang diadakan di Jakarta, Oktober tahun depan. Menurut Sapta, perkembangan halal lifestyle menarik dan terus meningkat di beberapa sektor, terutama makanan, perbankan, layanan keuangan, kesehatan, busana, pendidikan, media, dan turisme.

Bagi Indonesia, Expo Halal Spain 2016 merupakan peluang yang harus dimanfaatkan, mengingat potensi yang dimiliki, apalagi Indonesia ingin menjadi pusat produk halal dunia dan pemasok utama pasar produk halal dunia. Konsumsi produk halal global pada 2018 diprediksi mencapai sekitar 1,63 triliun dolar AS atau 17,4 persen dari total konsumsi dunia. (nat/dbs)


Back to Top