Perkuat Konsep 'Islamic Smart City', Dinas Syariah Islam Aceh Rilis Aplikasi Profil Berbagai Masjid

gomuslim.co.id- Provinsi Aceh terus meningkatkan kualitas layanan kepada para wisatawan yang datang. Baru-baru ini, Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh meluncurkan sebuah aplikasi Sistem Informasi Masjid (SIMAS). Aplikasi ini bertujuan untuk memudahkan para wisatawan yang ingin berkunjung ke berbagai macam tujuan wisata di Aceh, termasuk masjid.

Kepala DSI Banda Aceh, Mairul Hazami mengatakan hadirnya aplikasi ini dalam rangka memberikan informasi kepada para wisatawan dan juga pengguna media untuk mengetahui profil masjid-masjid di Banda Aceh. “Kita harapkan dengan adanya aplikasi ini dakwah kita lebih luas jaringannya, artinya seluruh elemen masyarakat khususnya anak muda yang menggunakan media sosial dan internet bisa langsung melihat profil masjid-masjid di Banda Aceh,” ujarnya.

Dalam kesempatan sama, Program Manager IDEA, Jurnalis J Hius menjelaskan Aplikasi SIMAS adalah aplikasi Sistem informasi berbasis web yang dirancang dan didesain oleh Komunitas IDEA Aceh atas kerjasama dengan Dishubkominfo dan DSI Banda Aceh.

“Aplikasi SIMAS menyajikan informasi data normatif masjid seperti tahun berdiri, jenis masjid, alamat lengkap masjid yang juga tervisualisasi ke peta kota Banda Aceh serta nama imam dan pengurus masjid. SIMAS juga dilengkapi dengan foto ekterior dan interior masjid ditambah dengan narasi sejarah pendirian masjid,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan aplikasi ini berguna untuk menyambut wisatawan yang ingin berkunjung ke berbagai macam tujuan wisata sejarah Islam yang ada di Aceh. “Wisatawan juga bisa melihat sisa reruntuhan tragedi tsunami, atau berwisata rohani ke masjid-masjid di ibu kota Serambi Mekah,” tuturnya.

Jurnalis menambahkan, aplikasi SIMAS ini merupakan aplikasi berbasis web yang merujuk pada sistem inventori. Untuk menggunakannya, Anda dapat mengunjungi tautan ini. Selain Masjid Baiturahman yang telah terkenal dan menjadi salah satu tujuan utama wisata, terdapat pula Masjid Agung Al Makmur serta Masjid Baitul Musyahadah, atau sering disebut Masjid Meukutop (topi khas tradisional Aceh).

SIMAS yang berisikan profil 98 mesjid tersebut juga menampilkan masjid di setiap desa (gampong) yang memiliki ciri khas dan arsitektur unik. “Pengunjung aplikasi dapat melihat dan mencari profil masjid berdasarkan nama atau nama gampong per kecamatan. Selain itu, dapat juga dicari menggunakan peta di halaman muka aplikasi yang memuat peta kota Banda Aceh secara detail,” paparnya

Setelah mendapatkan masjid dimaksud, jemaah dan wisatawan bisa melihat detail masjid tersebut, seperti alamat dan posisi geografis, nama pengurus, nama imam, hingga profil serta sejarah mesjid tersebut.

Adapun data-data tersebut didapatkan dari wawancara pengembang aplikasi dengan pengurus masjid bersangkutan. Sampai saat ini, tercatat ada 98 Masjid di Banda Aceh, itu belum termasuk Meunasah dan Mushala. “Data awal masjid di SIMAS kita dapatkan dengan berkeliling di Banda Aceh dan data ini bersifat fleksibel. Seiring waktu, kita berikan pengelolaannya ke Dinas Syariat Islam Kota Banda Aceh agar mudah dikoordinasikan dengan pengurus masjid setempat,” ucapnya.

Menurut ia, aplikasi ini juga bagian dari bentuk membumikan konsep Banda Aceh sebagai Islamic Smart City setelah terkena musibah besar tsunami satu dekade lebih lalu. “Harapan kami agar masyarakat Banda Aceh dapat lebih dekat dan terikat dengan masjid usai melihat informasi terbaru. Mereka dapat menambahkan data, informasi, memberi usulan pengembangan, hingga memberi rating pada setiap masjid. Tak kenal maka tidak sayang dan cinta dengan masjid,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Pengembangan Syariah dan Dayah DSI Banda Aceh Wirzaini Usman menyebutkan hadirnya aplikasi ini sebagai bagian dalam mendukung Aceh sebagai World Halal Tourism. “Contohnya wisatawan yang datang ke Banda Aceh, khususnya wisatwan spiritual yang ingin mengunjungi masjid, panti asuhan dan dayah-dayah di Banda Aceh, dengan aplikasi ini mereka langsung bisa melacaknya dan mengetahui profilnya,” katanya. (njs/dbs)


Back to Top