Kreasi Hijab Jadi Lahan Berwirausaha bagi Muslimah Aceh

gomuslim.co.id– Berhijab merupakan sebuah kewajiban bagi setiap muslimah. Dengan mengenakan hijab, mereka dapat menutup aurat mereka dari pandangan lawan jenis. Kini, hijab menjadi sebuah tren global yang tengah menstimulus banyak wanita di seluruh dunia untuk mengenakannya. 

Tapi di sisi lain, hijab bukan hanya sebagai tuntuan, melainkan telah menjelma menjadi gaya hidup, tren fashion dan bahkan mendorong para pelaku UKM dan Desainer Tanah Air untuk mulai terjun kedunia bisnis yang tentunya dapat menggerakan perekonomian negara. Bukan hanya para pelaku UMKM saja, eksistensi para hijaber Tanah Air juga kini tidak perlu diragukan lagi, mulia dari mendirikan perkumpulan atau komunitas-komunitas di sebuah wilayah, hingga memamerkan koleksi busana muslim di panggung Internasional semacam Jakarta fashion Week beberapa waktu lalu.

Dari segi bisnis, fashion hijab dan busana muslim di Indonesia juga tengah mengalami peningkatan yang pesat, hal ini terlihat dari banyaknya desainer muda yang menelurkan koleksi busana muslim mereka, serta banyaknya toko-toko busana muslim dengan merek yang sudah tidak asing lagi. Saat ini kehadiran hijab juga dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Aceh.

Puluhan wanita usia produktif di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh mengikuti pelatihan membuat aksesoris hijab yang diselenggarakan oleh Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Ketua panitia, Sudirman mengatakan pelatihan menguji dan mendorong kreativitas kaum perempuan itu diikuti oleh 30 orang peserta berasal dari 12 kecamatan dalam Kabupaten Aceh Barat.

"Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni sejak Minggu, Senin dan Selasa. Kaum perempuan khusus diajarkan bagaimana membuat aksesoris hijab yang nantinya bisa membantu mereka untuk mengembangkan usaha itu," katanya.

Pelatihan tersebut diadakan di aula Gedung KNPI Aceh Barat dan dibuka oleh Ketua DPD I KNPI Aceh Jamaluddin, selanjutnya kaum perempuan berkreasi, seperti merajut dan menyulam benang dan bahan disediakan panitia untuk memperkaya corak hijab agar miliki nilai tambah saat dipasarkan.

Ketua KNPI Aceh Jamaluddin menyampaikan kegiatan tersebut dilakukan guna mendorong kreativitas perempuan Aceh Barat untuk ke depannya bisa lebih berkreasi dalam menciptakan suatu produk asesoris sehinggga terbantu perekonomian masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan hidup sehari-hari.

Selain itu sebutnya, melalui kegiatan itu akan menekan secara perlahan angka pegangguran di daerah tersebut, sebab di tenggah era keterbatasan peluang lapangan kerja harus ada strategi-strategi penguatan kegiatan ekonomi masyarakat walaupun dalam ruang lingkup skala rumah tangga.

"Kegiatan ini juga untuk mengurangi pengangguran. Sebetulnya banyak yang bisa dilakukan masyarakat agar bisa meningkatkan ekonomi, cuma kebanyakan masyarakat kita tidak memiliki keahlian khusus. Maka dalam hal ini KNPI berupaya agar masyarakat memiliki skill, kreatifitas serta keseriusan dalam menjalan usaha ini ke depannya," sebutnya. (ari/dbs)


Back to Top