Jadi Sorotan, Inilah Para 'Bodyguard' Berhijab di Uni Emirat Arab

gomuslim.co.id- Kata Bodyguard jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia memiliki arti pengawal atau pengiring yakni sebagai seorang atau sekelompok penjaga untuk melindungi atau membela orang. Karena itu, profesi ini lebih dikaitkan dengan para pria. Tapi, baru-baru ini, bodyguard di Uni Emirat Arab tampil ke publik dengan fugur muslimah berhijab. 

Minggu lalu, Duchess of Cornwall Camilla Parker-Bowles mengunjungi Uni Arab Emirates (UAE) bersama Pangeran Charles. Kedatangan Pangeran Charles dan Camilla adalah kunjungan kerja ke Timur Tengah. Mereka berkunjung selama tiga hari, dan menghabiskan waktu di Dubai. 

Seperti dilansir dari publikasi Emirateswoman, kehadiran keluarga kerajaan Inggris itu di negara tersebut adalah untuk menunjukkan toleransi beragama, dan mendukung kaum perempuan dalam hal kepemimpinan di Abu Dhabi, Dubai, dan Al Ain.

Namun, yang paling menjadi sorotan adalah selama berada di negara tersebut, Camilla mendapat pengawalan ketat dari bodyguard atau pengawal pribadi khusus wanita. Terdapat lima wanita yang mengenakan pakaian syari serba hitam mengawal Camilla. Dalam foto yang diunggah ke akun Instagram Clarence House, kediaman Duchess of Cornwall, Camilla tampak dikawal oleh kelima bodyguard wanita tersebut.

Para pengawal wanita itu adalah Shaima al Kaabi, Basima al Kaabi, Hannan al Hatawi (di belakang Camilla), Nisreen al Hamawi dan Salama al Remeithi. Para wanita itu berusia sekitar 29 dan 30 tahun.  Para wanita ini langsung dipilih dari pengawalan pemerintahan setempat, yang terdiri dari 50 orang wanita. Mereka semua memiliki kemampuan seni bela diri dan teknik tempur. Mereka merupakan bagian 50 bodyguard wanita elit yang telah dipilih secara khusus untuk mengawal kedatangan pasangan tersebut.

Sekilas, kelima wanita tersebut terlihat seperti wanita UAE pada umumnya. Namun, ternyata di balik hijab dan abaya mereka tersembunyi berbagai senjata. Lalu, di samping kemampuan bela diri, tim ini juga punya satu kelebihan lagi.  Awal tahun ini, Al Hatawi, al Hamawi, dan al Remeithi telah berhasil mendaki dan mencapai puncak gunung Everest dan para muslimah ini memukau Camilla. 

“Benar-benar sangat luar biasa bisa dikawal mereka. Aku tidak pernah dijaga oleh lima wanita sekaligus dan mereka bukan wanita biasa,” ucap Camilla. 

Dia melanjutkan yang pertama bahkan pernah mendaki gunung Everest. Aku bertanya, berapa lama waktu yang kamu butuhkan untuk mendaki dan dia menjawab 16 hari. Sangat luar biasa. (nat/dbs)


Back to Top