Bank NTB Targetkan Ubah Status Jadi Bank Syariah Tahun 2018

gomuslim.co.id- Sebagai salah satu bentuk dukungan dan keseriusan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam upaya mengembangkan ekonomi syariah di Indonesia, khususnya di NTB, Pemda NTB akan merubah status bank NTB dari konvensional menjadi Bank Syariah.

Hal tersebut disampaikan Gubernur NTB Zainul Majdi, saat bertemu dengan pejabat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Pusat, Achmad Soekro di ruang kerjanya guna memastikan terbentuknya Bank NTB Syariah di NTB.

“Hal ini tentu merupakan sebuah langkah besar dan butuh kesungguhan dari semua pihak dan sekaligus menjadi ladang pembelajaran dalam memastikan keseluruhan informasi yang komperhensif, dan langkah yang matang,” ujar Majdi.

Majdi pun berharap dengan adanya peralihan sistem bank NTB dari konvensional menjadi bank syariah, tidak kemudian mengakibatkan adanya kontra produktif dari publik.

Dia percaya dan meyakini bahwa sistem syariah itu lebih baik, tapi operasionalisasinya tentu membutuhkan kemampuan dan sinergi serta sumber daya manusia yang bagus, maka disinilah NTB perlu mempersiapkan manusia yang baik, dan SDM yang mumpuni supaya hasilnya bisa terwujud sesuai harapan.

Sementara itu, anggota OJK RI, Achmad Soekro menambahkan bahwa dengan adanya pengembangan industri perbankan syariah, dirinya menyambut baik upaya-upaya stake holder yang ingin mengembangkan ekonomi syariah, terutama di NTB, yang kalau dikelola dengan baik, akan bisa memberikan hasil dan kemanfaatan bagi kemaslahatan umat.

Bahkan sejak 2008, era Presiden SBY, Indonesia sudah dicanangkan sebagai pusat pengembangan ekonomi syariah di dunia, kemudian era Presiden Jokowi saat ini telah membentuk sebuah Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS) dan diketuai langsung oleh Presiden RI.

"OJK pada initinya menyambut baik dan siap, mendukung pengembangan ekonomi syariah di Indonesia dan NTB secara khusus, termasuk rencana merubah bank NTB dari konvensional menjadi bank syariah," pungkasnya.

Bank ini nantinya akan mengikuti jejak Bank Aceh Syariah. Bank pembangunan daerah tersebut akan mengubah bisnisnya menjadi bank syariah.

Direktur Penelitian, Pengembangan, Pengaturan, dan Perizinan Perbankan Syariah, Deden Firman H., mengungkapkan Bank NTB berencana melepas unit usaha syariah (UUS). "RUPS pada bulan Juni menyatakan akan melakukan konversi, tidak spin off, rencananya, bank tersebut akan berubah menjadi bank syariah dua tahun lagi." kata Deden dalam acara "Pelatihan dan Media Gathering Wartawan Media Massa" di Bogor, Jawa Barat, Senin, (14/11).

"Direncanakan dikonversi tahun 2018. Tapi, tidak tahu ini namanya berubah menjadi bank NTB syariah atau apa," terangnya.

Sekadar informasi, pangsa pasar keuangan syariah akhirnya pecah telur . Pangsa pasarnya meningkat dari 5 persen menjadi 5,13 persen berkat konversi Bank Aceh menjadi Bank Aceh Syariah. Aset bank tersebut yang sebesar Rp 19,79 triliun ini menambah aset perbankan syariah dari Rp 313 triliun sampai Rp 323 triliun menjadi Rp 333 triliun sampai Rp 342 triliun. Saat ini, sudah ada 13 bank umum syariah (BUS), 21 UUS, dan 165 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). (nat/dbs)


Back to Top