MasterCard Permudah Transaksi Jemaah Haji dan Umrah Indonesia di Tanah Suci

gomuslim.co.id- Geliat Perbankan Syariah di Indonesia tiap hari semakin menjamur saja. Hal ini didasari oleh bisnis perekonomian syariah yang juga semakin berdampak positif. Baru-baru ini, dalam rangka ikut andil dalam pengucuran dana untuk keberlangsungan ekonomi syariah di Indonesia, MasterCard juga tidak mau ketinggalan untuk ambil bagian di dalam industri ini.

Direktur MasterCard Indonesia Tommy Singgih mengatakan MasterCard ingin berkontribusi untuk membangun ekonomi syariah di Indonesia melalui inovasi yang terkait dengan sistem pembayaran. Salah satunya adalah dengan memberikan kemudahan bagi jamaah haji dan umrah untuk bertransaksi melalui kartu ATM selama berada di Tanah Suci.

Menurut Tommy, dengan kemudahan transaksi tersebut para jamaah haji dan umrah tidak perlu lagi membawa uang tunai, terutama mata uang riyal ke Tanah Suci. Apalagi, membawa uang tunai memiliki risiko hilang yang cukup tinggi dan merepotkan jamaah haji serta umrah untuk menyimpannya.

"Saya dengar dua tahun lagi, Arab Saudi tidak akan lagi menerapkan pembayaran tunai dan semuanya diganti dengan transaksi elektronik," ujar Tommy di Jakarta, Kamis (17/11).

Tommy mengatakan MasterCard sudah bekerja sama dengan beberapa bank di Arab Saudi salah satunya yakni Bank Al Rajhi untuk memberikan kemudahan akses bagi nasabah. Selain itu, MasterCard juga sudah menetapkan 600 ATM yang tersebar di Makkah, Jeddah, dan Madinah yang berbahasa Indonesia. Dengan demikian, jamaah haji dan umrah dari Indonesia tidak kesulitan ketika bertransaksi di ATM selama beribadah di Tanah Suci.

Hal lain yang dilakukan oleh MasterCard untuk mendukung ekonomi syariah yakni menyiapkan halal platform di seluruh merchant yang sudah mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia. Halal platform ini juga diterapkan di Malaysia, Singapura, dan Thailand.

Tommy menambahkan halal platform tersebut untuk mendukung pariwisata halal. "Berdasarkan survei Global Muslim Travel Indeks ditemukan bahwa, orang-orang muslim yang bepergian ke luar negeri tiket size-nya lebih besar," kata Tommy.

Bukan hanya itu, nasabah pemegang kartu debit BRI Syariah yang akan menunaikan ibadah haji dan umrah juga akan dipermudah oleh MasterCard. Bank syariah ini menggandeng penerbit kartu Mastercard agar bisa menggunakan kartu debit di Arab Saudi. Dengan kerjasama ini, para nasabah tidak perlu lagi repot-repot membawa uang tunai di Tanah Suci.

"Saat ini, jamaah haji tidak harus membawa uang riyal secara tunai," kata Direktur Utama BRISyariah Moch. Hadi Santoso dalam Penandatanganan Nota Kesepahaman BRI Syariah dengan Mastercard di Jakarta.

Dengan bergabungnya BRI Syariah dalam keanggotaan MasterCard, maka Kartu ATM BRIS dapat digunakan di lebih dari 43 juta ATM dan merchant MasterCard di seluruh dunia

"Kami bisa memberikan kemudahan bagi jamaah haji dan umrah (untuk bertransaksi). Selama ini, mereka membawa uang riyal secara tunai dan (dikhawatirkan) bisa tercecer," kata Tommy.

MasterCard juga menyambut baik kerja sama dengan BRISyariah. Kerja sama ini disebut-sebut sebagai salah satu kontribusi terhadap ekonomi syariah. Dengan kerja sama ini, transaksi perbankan menjadi lebih praktis. "Kami ingin berkontribusi bagaimana caranya bisa membangun industri keuangan syariah dengan inovasi. Kami ingin membantu umat," tukas Tommy. (ari/dbs)


Back to Top