Sarasehan Film Pendek Islam

MUI: Bukan Sekadar Tontonan, Film Bisa Untuk Media Dakwah

gomuslim.co.id- Komisi Pembinaan Seni dan Budaya Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyelanggarakan acara sarasehan film Islami di Kantor MUI, Kamis (17/11). Acara sarasehan digelar untuk mendiskusikan langkah MUI membentengi umat Islam melalui pendekatan media yang Islami.

Ketua Bidang Seni Budaya Islam Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Shodikun berharap komunitas-komunitas film dapat memproduksi film dengan tuntunan yang baik. Karena itu, pihaknya siap memberikan arahan, bimbingan, dan petunjuk kepada komunitas-komunitas film.

Shodikun juga mengatakan MUI melaksanakan amanah umat Islam dari seluruh Indonesia. Sehingga, MUI menilai perlu membentengi dan melindungi umat Islam dengan melalui pendekatan media yang Islami.

Selain itu, film juga merupakan bentuk komunikasi massa yang efektif dan jitu dalam menyampaikan pesan. Sehingga kehadiran film jangan sampai membawa pesan dan membuat arus yang tidak baik.

"Tugas MUI bentengi umat agar tidak terbawa arus tersebut," kata dia, 

Menurutnya, film yang tidak baik akan berdampak negatif terhadap penontonnya. Sebaliknya, film yang baik akan berdampak baik juga terhadap penontonnya. "Film yang tidak baik tersebut dikhawatirkan akan berdampak negatif terhadap anak-anak bangsa," kata dia.

Ia menerangkan, film yang penuh tuntunan artinya artinya film yang mengandung nilai edukasi. Sebab, salah satu fungsi film itu untuk memberikan edukasi. MUI ingin edukasi yang ada di dalam film-film nantinya penuh dengan nilai-nilai Islam. “Agar nilai-nilai edukasi tersebut bisa menjadi jadi diri anak bangsa. Jadi, jangan sampai putra dan putri Indonesia hilang jati dirinya karena meniru film yang tidak sejalan serta senapas,” tambahnya.

Pendekatan tersebut diharapkan bisa melindungi umat Islam, bangsa, putra dan putri Indonesia. "Supaya mereka (putra dan putri Indonesia) lebih banyak mendapat tuntunan daripada hiburan tontonan," kata Shodikun. 

Selama umat Islam menjadi konsumen film, kini anak muda Indonesia juga banyak yang muncul ke publik dengan karya-karya mereka, mislanya dari platform video sharing Youtube. Selain itu, banyak komunitas-komunitas yang berdiri dari kecintaan mereka terhadap dunia perfilman. Sebut saja Komunitas Pecinta Film Islami (Kopfi), Filmmaker Muslim, dan masih banyak lagi. Hal ini membuktikan bahwa berdakwah itu di zaman sekarang tidak melulu soal berpidato di atas mimbar, tapi juga bisa dengan menyebarkan nilai-nilai pesan positif lewat media audio-visual.  (nat/dbs/foto: filmmaker muslim)


Back to Top