Simposium Yayasan Dakwah Al-Ikhlas

Ini Rahasia Penyakit Jantung (Qolbu) Ditinjau dari Sudut Medis dan Alquran

gomuslim.co.id- Populasi umat Islam yang saat ini berjumlah lebih dari 1,6 miliar jiwa atau sekitar 23,4 persen dari total penduduk dunia menjadikan Islam sebagai agama dengan penganut agama terbesar di dunia. Pertumbuhan jumlah umat islam ini juga akan terus meningkat dan diperkirakan pada tahun 2030 jumlah umat Muslim dunia sekitar 2,2 miliar jiwa atau sekitar 35 persen. Dengan banyaknya umat Muslim di duni, juga mendapatkan banyak pendekatan seperti kesehatan melalui Alquran dan medis.

Sejalan dengan hal tersebut, Paguyuban Werdatama Jaya dan Yayasan Dakwah Al-Ikhkas menggelar sebuah simposium yang bertemakan "Penyakit Jantung (Qolbu) yang ditinjau dari sudut medis dan Al-Quran". Kegiatan ini sendiri dilangsungkan di Gedung Pensiunan Pemda DKI, Sabtu (19/11).

Dalam sambutannya, Ir. Hj. Corrie Wardhani MM selaku ketua panita simsosium ini mengatakan bahwa penyakit jantung sebetulnya bisa dicegah dan diobati tentunya dengan terapi yang tepat. Ia juga mengharapkan para peserta simposium juga dapat mengikuti kegiatan ini hingga selesai karena banyak sekali ilmu yang bisa diserap.

Sementara itu, Dr. Saharawati selaku pewakilan dari Yayasan Al Ikhlas menuturkan ucapan terima kasihnya terhadap Paguyuban Werdatama Jaya atas terselenggaranya kegiatan ini.

Sedangkan dr. Dede Kusmana menjadi pembicara pada kegiatan Simposium ini. dr. Dede mengatakan sudah saatnya Dokter Muslim Indonesia mempelajari dan memahami fungsi jantung (Qolbu), demikian juga fungsi Otak dan Organ lainnya serta membuat kajian dan penelitian agar semakin yakin dengan kebenaran Agama Islam dan ke Tauhidan.

"Indonesia adalah negara yang sangat luas, dan Allah juga menjadikan umat Muslim terbanyak ada di Indonesia, namun kita tidak boleh terpecah belah dan kita harus kuat, kuat fisik, iman dan tentunya Qolbu," ujarnya pada simposium ini.

Ia juga menuturkan, Allah meminta Umat Muslim untuk berjalan, hal ini terlihat dari saat umat Muslim menjalankan Ibadah Haji atau tepatnya tawaf. Ia juga menuturkan prntingnya jantung sebagai alat vital manusia.

"Ternyata di dalam Alquran, Q.S Al Ahzab ayat 4 telah mengatakan Allah tidak sekali-sekali menjadikan bagi seseorang dua buah qolbu di dalam rongganya. Ini merupakan satu hal yang sangat hebat karena Alquran pada Abad ke-7 sementara ilmu kedokteran mulai ada pada abad ke 17," ujarnya.

Lebih lanjut, kata dr. Dede, jantung juga merupakan organ pertama yang dibuat pada janin ketika masih di dalam kandungan. Dari kedokteran, fungsi jantung adalah untuk memompa darah dan aliran darah berbentuk gelombang yang jika menyentuh pembukuh darah maka akan memperbaiki pembuluh darah yang rusak. Ia juga menyarankan ketika tengah sujud, upayakan memiliki waktu yang lama agar gelombang aliran darah yang ada di otak bisa memperkecil kemungkinan untuk pikun.

Tambah dr. Dede, jikalau Qolbu atau jantung akan menjadi tentram dengan berdzikir, hal ini dikarenakan Jantung mempunya kekuatan untuk memomoa darah ke seluruh tubuh sehingga semua alat di dalam tubuh dipengaruhi olehnya termasuk perasaan kasih sayang, perasaan sedih dan gembira, mencintai dan untuk beriman hanya kepada Allah Swt.

"Maka gunakanlah Qolbu atau jantung untuk berdzikir kepada Allah Swt yang Maha Rahman, Rahiim, Maha Mengampuni, Maha Mrngabulkan dan Tidak hanya sebatas kata-kata dan ucapan di mulut saja,"

Ia juga menyimpulkan bahwa benar sekali hadist Rasululloh SAW bahwa Qolbu yang baik (sehat) secara kedokteran akan memompakan darah keseluruh tubuh, jika tidak baik (gagal) maka seluruh tubuh akan menderita, demikian juga secara uhrowi hanya Qolbu yang sehat yang diterima Allah SWT.

Tidak lupa, Ia juga mengajak para peserta untuk berhenti merokok dan menyampaikan kepada sanak saudara dan rekannya karena rokok berbahaya bagi kesehatan jantung. Apalagi, penyakit jantung juga menjadi pembunuh nomor satu di dunia. (ari)


Back to Top