Permudah Nasabah, BNI Syariah Beri Layanan Digital dengan Website Wakaf Hasanah

gomuslim.co.id- Dalam rangka memberi kemudahan kepada para nasabah, BNI Syariah meluncurkan layanan digital, yaitu berupa website wakaf hasanah. Terobosan baru ini akan menjadi program baru BNI Syariah yang juga bekerja sama dengan beberapa lembaga lainnya.

Secara resmi, layanan digital ini diluncurkan bersamaan acara 3rd Indonesia Islamic Finance Forum (IIFF) 2016 di Main Hall Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Sabtu (19/11). Peresmian ini ditandai dengan penekanan tombol oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadar, Direktur Utama BNI Syariah Imam T Saptono, dan para penggelola wakaf.

Direktur Utama BNI Syariah Imam T Saptono dalam sambutannya mengatakan  BNI Syariah berkomitmen untuk menjadikan hasanah lifestyle banking yang dihimpun dari sebuah konsep perencanaan keuangan yang mengedepankan nilai-nilai hasanah.

Untuk program ini, tambah Imam,  BNI Syariah berusaha memfasilitasi hal tersebut melalui produk wakaf, yaitu sebuah investasi dunia dan akhirat,  di mana pahalanya akan mengalir kepada pemberi wakaf atau wakip hingga akhir hayat mereka.

Menurut Imam, potensi wakaf Indonesia masih sangat besar. Berdasarkan informasi Badan Wakaf Indonesia (BWI),  bahwa masyarakat belum mengetahui wakaf produktif yaitu dana wakaf yang kemudian akan diinvestasikan untuk menciptakan aset wakaf yang berekonomis bagi kesejahteraan masyarakat .

Berdasarkan data tersebut lebih dari 90 persen peruntukan tanah wakaf masih dalam bentuk bidang pendidikan, masjid dan pemakanan, padahal potensi aset wakaf produktif 2014 menurut BWI mencapai lebih kurang Rp  60 triliun yang dapat mengembangkan berbagai sektor usaha produktif.

Dengan peran ini, tegas Imam, BNI Syariah meniasiasi melaluif Website Wakaf Hasana, yakni layanan digital bagi yang ingin berwakaf dalam bentuk tunai  sesuai prinsip syariah melalui rekening syariah untuk disalurkan ke lembaga-lembaga profesional yang terdaftar sebagai nadzir atau penggelola wakaf yang diawali Yayasan Dompet Dhuafa, Yayasan Rumah Zakat,Global Wakaf, Yayasan Pesantrean Al-Azhar, dan Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Adapun,  proyek-proyek  wakaf yang akan difokuskan adalah wakaf sumur, commercial tower, rumah sakit,  training centrer, dan lainnya. Karena itu, program wakaf hasanah  ini juga diharapkan dapat mengumpulkan dana wakaf Rp 50 miliar, untuk tahap awal  untuk berbagai proyek wakaf lembaga.

“Adanya Website Wakaf Hasanah diharapkan masyarakat dapat mewujudkan gaya hidup hasabah yaitu menyebarkan kebaikan pada diri sendiri, keluarga dan masyarakat. Cita-cita kami ke depan adalah kalau ada Muslim usia 40 tahun dan bekerja tidak memiliki rekening wakaf, tidak oke kurang baik,” ungkap Imam.

Untuk diketahui, layanan digital ini beralamat di: www.wakafhasanah.bnisyariah.co.id. Pada website ini ditampilkan informasi katalog proyek yang dikelola oleh pengelola wakaf. Tidak hanya itu, melalui website wakaf Hasanah ini para wakif  atau pemberi wakaf dapat memilih jenis proyek yang diinginkan mereka. (fau/bnisyariah/dbs)

 


Back to Top