Produk Syariah Segera Jadi Pilihan Nasabah Bank Konvensional di India

gomuslim.co.id- Sistem bunga dalam dunia perbankan menjadi sesuatu yang dilarang dalam Islam. Karena itu, perbankan syariah mengedepankan sisem bagi hasil dan prinsip keadilan dalam penerapannya. Baru-baru ini, Bank Reserve India (RBI) mengusulkan dibukanya jendela Islam di bank konvensional untuk pengenalan bertahap tentang bank berbasis syariah atau perbankan bebas bunga di negara itu.

Pengenalan sistem perbankan syariah ini merupakan langkah awal dalam dunia perbankan dan keuangan di India untuk dikenalkan kepada masyarakat secara luas. Nantinya, perbankan konvensional akan menawarkan beberapa pilihan produk keuangan syariah kepada para nasabah.

Salah seorang pihak dari RBI mengungkapkan, Bank Pusat dan RBI mengeksplorasi kemungkinan pengenalan perbankan syariah kepada masyarakat yang mengeluarkan uangnya dengan alasan agama. “Menurut pendapat kami, mengingat kompleksitas keuangan Islam dan berbagai tantangan pengaturan dan pengawasan dalam masalah ini. Disisi lain juga karena fakta bahwa bank-bank India tidak memiliki pengalaman dalam bidang ini, perbankan syariah dapat diperkenalkan di India secara bertahap,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menjelaskan RBI sendiri telah menyampaikan sikapnya ini kepada Departemen Keuangan India melalui sebuah surat. “RBI telah mengirimkan surat kepada Kementerian Keuangan India agar pemerintah dapat memberikan dukungan regulasi terhadap perkembangan perbankan syariah di India,” tambahnya sebagaimana dilansir dari India Times, Senin (21/11).

Dalam surat tersebut disebutkan bahwa industri perbankan India masih memiliki sedikit pengalaman untuk mengembankan industri keuangan syariah. Sementera, secara global industri keuangan syariah terus tumbuh dan berkembang. “Karena itu, RBI akan mengenalkan perbankan islam di India secara bertahap,” ungkapnya.

Selain itu, dituliskan juga bahwa RBI memiliki beberapa produk perbankan syariah yang mirip dengan produk konvensional dan dapat diperkenalkan melalui sistem Islamic Window. Sebelum memutuskan hal ini, RBI telah mempertimbangkan berbagai kemungkinan dan juga telah melakukan kalkulasi untuk memulai langkah dalam memperkenalkan perbankan syariah di India.

Perbankan syariah tidak hanya menyangkut permasalahana agama namun menjadi kebutuhan dan alternatif bagi masyarakat. Nantinya, area kerja di bawah sistem islamic window akan disesuaikan dengan keputusan Dewan Syariah dan Komite, agar produk-produk perbankan syariah tetap sesuai dengan prinsipnya.

“Saat ini, RBI sedang melakukan finalisasi dan penyesuaian produk perbankan syariah dengan prinsip islam dibawah pengawasan Dewan Syariah. RBI juga telah menyiapkan laporan analisis teknis yang telah dikirim ke Kementerian Keuangan,” tuturnya.

Proposal Bank Sentral didasarkan pada pemeriksaan dalam masalah hukum, teknis dan peraturan mengenai kelayakan untuk memperkenalkan perbankan syariah di India atas dasar rekomendasi dari Inter Departmental Group (IDG). “Semoga dengan adanya produk ini, masyarakat Islam disini dapat memanfaatkannya dengan baik,” harapnya.

Sebagai informasi, India merupakan republik federasi di Asia Selatan dengan ibu kota New Delhi. Merujuk artikel Population by Region in India, Islam adalah agama terbesar kedua di India. Pada 2011, sensus penduduk negara tersebut menyebutkan jumlah Muslim di India sebanyak 14,2 persen dari populasi atau sekitar 172 juta jiwa.

Besarnya jumlah populasi Muslim inilah yang menjadi alasan lain akan diluncurkannya produk keuangan berbasis syariah di India. Perbankan Islam atau perbankan syariah adalah sistem keuangan yang berdasarkan pada prinsip-prinsip tidak memakai bunga yang dilarang dalam Islam. (njs/dbs)


Back to Top