Inilah Presenter Berhijab Pertama di Kanada

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, banyak hijabers muda yang tertarik untuk berkecimpung di dunia jurnalistik. Bahkan beberapa di antara mereka menjadi populer karena bekerja sebagai presenter televisi di negara-negara minoritas muslim. Sebut saja Noor Tagouri yang menjadi pembawa berita televisi berhijab pertama di Amerika Serikat.

Hijabers lain yang mengikuti jejak Noor adalah Ginella Massa. Ginella dikabarkan sebagai pembawa berita televisi berhijab pertama di Kanada. Wanita asal Panama ini mengatakan kepada The New Arab bahwa ia merasa bangga bisa diakui sebagai presenter pertama yang mengenakan hijab di Kanada. Ialah seorang jurnalis wanita yang baru saja memperlihatkan bahwa tampilan berbusana dan keyakinan agama yang dianut bukan jadi penghalang untuk bisa berkarir lebih maju.

Ginella adalah seorang reporter berita on-cam sejak 2015 lalu, namun di pekan ini ia menjadi salah satu tanda kemajuan untuk para wanita Muslim di berbagai belahan dunia lainnya, khususnya dunia Barat. Pekan ini jadi momen yang bermakna khusus bagi Ginella karena akhirnya ia bisa menjadi seorang anchor news yang mengenakan hijab.

Ginella yang bekerja untuk stasiun televisi CityNews ini mengaku senang dan bersemangat bisa dikenal menjadi anchor news berhijab yang pertama di Kanada. “Aku bersemangat rasanya bisa dikenali sebagai yang pertama, namun di satu sisi yang bersamaan aku merasa kemajuan ini baru bisa terjadi sekarang-dalam waktu yang lama untuk negara ‘sekaya’ alias memiliki banyak keragaman seperti Kanada,” ungkap Ginella.

"Rasanya menakjubkan untuk diakui sebagai yang pertama, tapi aku juga malu," ungkap Ginella.

Ginella juga berhasil menunjukkan kalau Kanada merupakan negara yang penuh keragaman dan pluralisme dalam masyarakatnya. Ia berhasil membawa citra positif untuk wanita muslim Kanada khususnya yang mengenakan hijab. Dia ditempatkan sebagai presenter utama di stasiun televisi Kanada, CityNews. Wanita lulusan Communication Studies di York University itu mengaku bersyukur bisa bekerja sebagai presenter di CityNews. Selama bekerja di media tersebut, Ginella merasa selalu dihargai akan haknya dalam berpakaian tertutup.

"Aku benar-benar merasa bersyukur bisa bekerja untuk stasiun televisi ini yang mempekerjakan stafnya dari semua lapisan masyarakat, yang benar-benar mencerminkan keragaman masyarakat kita," papar wanita yang terjun ke dunia jurnalistik sejak 2010 itu.

Bisa berkarir sebagai seorang wartawati dengan bebas mengunakan hijab, dara yang tumbuh besar di Toronto ini menyebutkan bahwa ia sangat bersyukur bisa bekerja di stasiun televisi yang bisa melihat dan menghargai nilai-nilai keyakinan hidup para karyawannya. Dengan hadirnya Ginella sebagai anchor berhijab, ia bergabung dengan nama-nama jurnalis wanita lainnya seperti Noor Tagouri reporter Newsy, dan Fatima Manji reporter Channel 4 di Inggris.

Ginella berharap kehadirannya sebagai presenter televisi bisa mengubah persepsi masyarakat Kanada tentang peran perempuan muslim di masyarakat. Tidak hanya itu, dengan menjadi presenter berhijab dan membawa nilai positif ia juga berharap bisa mengurangi penyerangan Islamophobia terhadap wanita muslim.

Seperti contohnya awal tahun ini, reporter berhijab asal Inggris, Fatima Manji, mendapatkan sikap kurang menyenangkan ketika sedang bekerja karena mengenakan jilbab. Melihat hal itu, Ginella merasa miris. Ia mengatakan jilbab adalah simbol keimanannya yang seharusnya tidak mempengaruhi persepsi orang lain tentang pekerjaan yang dilakukannya.

"Aku berharap orang-orang akan menyadari bahwa sepotong kain yang menutup kepalaku bukan berarti apa-apa dan tidak mempengaruhi penilaian terhadapku apakah aku wartawan yang baik atau tidak," ujar wanita yang sebelumnya pernah bekerja di balik layar televisi seperti CTV, Newstalk 1010, hingga Rogers Television itu.

Sebelum terpilih menjadi presenter utama pada minggu lalu di City News, Ganella telah menjadi reporter televisi sejak awal 2015 lalu. Wanita yang besar di Toronto itu menuturkan pekerjaannya saat ini selalu didukung oleh sang ibunda dan keluarga.

“Rasanya sangat menakjubkan bisa menjadi wartawati berhijab yang pertama di Kanada, dan aku berharap sekali aku bukanlah jadi sosok yang terakhir,” ungkap Ginella. (nat/dbs)


Back to Top