Berkat Jualan Hijab, Muslimah Ini Bisa Biayai Orang Tuanya Pergi Haji

gomuslim.co.id- Sukses jualan hijab online, bagi Naftah Meindani (21) tidak lantas dilalui dengan jalan mulus. Walaupun saat ini jika pesanan sedang sepi, Naftah bisa mengantongi 30 juta. Bisa dibilang mengantongi hasil puluhan juta itu lantaran profesinya itu memang tiada matinya dan digemari kaum hawa.

Wanita ini bercerita awalnya ia menyisakan uang senilai 100.000 untuk beli hijab dengan harga satuannya 20.000. Kemudian ia menggunakan kerudung-kerudung itu kemudian diupload di media sosial, ternyata banyak yang tertarik. Dari situ, sekira akhir September 2015 lalu dagangannya mulai laris-manis. Salah satunya didukung oleh para reseller atau pembeli grosir produknya.

Saat lagi ramai-ramainya dagangan online-nya itu, tiba-tiba lulusan SMK jurusan pemasaran itu mendapat musibah terkena tipu salah satu pelanggannya. Karena tidak teliti mengecek transferan uang 6 juta ternyata memang belum dibayar. Singkat cerita, sepekan kemudian hijab dikembalikan oleh ibu pengajian. Kebetulan si ibu melihat nama pengirim barang tersebut dan berinisiatif mengembalikan hijab tersebut.

Barang-barang yang sudah dikembalikan, kata putri pertama pasangan Juremi-Asiyah itu tidak dalam keadaan utuh. Banyak yang acak-acakan. Ada yang sudah dipakai oleh pemesannya maupun jumlahnya juga berkurang.

Jika ditaksir dirinya masih mengalami kerugian sebesar 3 juta. Ternyata usut punya usut salah satu pelanggannya di luar Jawa itu juga mempunyai tunggakan pembayaran kos. Saat barang itu ditemukan pelanggan hijab sudah kabur dan tidak kembali lagi.

Kini, penyuka fotografi itu sudah mulai menuai hasil dari jerih payahnya. Jualan hijab yang hanya melalui bantuan instagram saja dia mengaku sudah kewalahan. Instagram dengan jumlah  followers sebanyak 4659 itu sudah dikendalikan oleh dua admin yang dipercayainya.

Pelanggannya selain sudah merambah se-Nusantara juga sudah merambah ke berbagai negara di luar negeri. Di antaranya, Hongkong, Malaysia, Taiwan, Thailand, dan Vietnam.

“Jumlah pelanggannya, saya tidak bisa menghitungnya, mas,” katanya saat ditanya jumlah pelanggannya.

Intinya, membeli lebih dari 5 potong harga sudah berbeda. Dari situ, para reseller atau pembeli grosir dalam sepekan laku 800-3000 potong. Hebatnya, saat puasa dan lebaran 1 orang bisa ambil 1700 potong per orang.

Beragam hijab yang lain Ayu Ting Ting, Pasmina Instan, Asafah, Najma, Khimar, Jilbab Syar’i serta jilbab custom ada semua di Naftah Hijab. Karena sudah kewalahan dia dibantu 12 pekerja lepas untuk melayani para pelanggan. Belasan pekerja itu merupakan tetangga dan saudaranya. Juga dibantu tim inti sebanyak 5 orang.

Daftarkan Haji Orang Tua

Hasil jerih payahnya selama kurun waktu 3 tahun ini sudah bisa untuk membeli kebutuhan sehari-harinya. Untuk kebutuhan yang lain omzet yang ia dapat bisa untuk membeli handphone, mobil, menabung serta mendaftarkan haji kedua orang tuanya.

“Sudah saya daftarkan haji mas orang tua saya,” imbuhnya tanpa membeberkan kapan mendaftarkan dan rencananya berangkatnya.

Meski terbilang sudah laris, perempuan yang memiliki toko online bernama Naftah yang berarti pembuka itu punya keinginan dagangannya semakin laris. Juga ada keinginan untuk merambah kepada fashion yang lain.

Cita-cita yang belum terwujud ialah mempunyai ikon tersendiri seperti Dian Pelangi yang mampu membikin produk yang susah ditiru orang lain karena sebagai bocoran benangnya saja memproduksi sendiri.

Di samping itu, dalam usaha harus terus-menerus melakukan inovasi agar pelanggan tidak bosan. Dengan jualan hijab Naftah meyakini merupakan seruan “jihad” bagi kaum hawa untuk berhijab. (ari/nuonline/dbs)


Back to Top