Gaet Komunitas GEE, BNI Syariah Dukung UMKM Berkembang dengan Sistem Syariah

gomuslim.co.id- Upaya mendorong peningkatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia terus dilakukan oleh berbagai kalangan. Mulai dari pemerintah, pengusaha, serta beberapa industri keuangan berbasis syariah. Kali ini, BNI Syariah menyatakan dukungannya kepada UMKM. Diketahui, dalam kurun lima tahun terakhir kontribusi UMKM terhadap produk domestik bruto mampu meningkat sebesar 60,34%.

Demikian disampaikan BNI Syariah yang turut serta dalam acara kopi darat dan kuliah umum Group Equator Entreprenuer (GEE) yang bertajuk Silaturahmi Akbar GEE Indonesia I (SAGI). Kuliah umum itu mengambil tema Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Repositioning: Unggul Pasar Nasional dan Tembus Pasar Internasional.

Direktur Utama BNI Syariah Imam Teguh Saptono mengatakan pihaknya menyambut dan mendukung itikad baik dari para UMKM yang tergabung di member Group Equator Entreprenuer (GEE) Indonesia yang berkomitmen menggunakan sistem keuangan berbasis syariah. Hal ini sejalan dengan core bisnis BNI Syariah yang menyediakan layanan perbankan sesuai prinsip syariah.

“Alhamdulillah, BNI Syariah berkomitmen mendukung kemajuan UMKM di Indonesia salah satunya dengan mendukung komunitas GEE ini. Kami meyakini potensi UMKM di Indonesia saat ini masih cukup besar dan masih banyak yang belum mendapat sentuhan dari lembaga perbankan khususnya perbankan syariah,” ujarnya di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Lebih lanjut, Imam menuturkan saat ini BNI Syariah berusaha memfasilitasi para pegiat UMKM ini untuk berhijrah menggunakan sistem keuangan dengan menyediakan produk dana dan pembiayaan berbasis syariah. “Kami mencoba memfasilitasi pelaku usaha UMKM yang mau menggunakan produk dan pembiayaan berbasis syariah. Ini tentu untuk mendorong keuangan syariah di masa yang akan datang,” tambahnya.

Selain itu, kata Imam, BNI Syariah juga berusaha menjadi partner bisnis para UMKM ini dalam bentuk pendampingan dan coaching clinic. Hal demikian untuk pembukuan keuangan dan pengelolaan usaha sehingga para pegiat UMKM ini dapat bankable agar dapat lebih maju dan meningkatkan perekonomian Indonesia.

“Melalui program tersebut, kita harapkan UMKM juga dapat bersinergi dalam memajukan perekonomian bangsa. Saya yakin ini adalah potensi yang cukup besar untuk dapat kita manfaatkan dan kita kembangkan bersama-sama,” katanya.

Kegiatan ini bertempat di Bale Panjang Taman Mini Indonesia Indah. Dalam acara tersebut BNI Syariah juga menyampaikan paparan soal Riba Amnesty. Bank islami ini juga menggandeng Jaya Setiabudi CEO Yukbisnis untuk berbagi pengalaman seputar UMKM.

Sementara itu, mengenai GEE sendiri merupakan pusat berkumpulnya pewirausaha berbasis syariah di nusantara. Anggota GEE Indonesia adalah pengusaha yang hampir semuanya UMKM ataupun sudah naik level dan yang akan merintis menjadi wirausaha.

Adapun, misi GEE adalah menumbuhkan pewirausaha muslim non riba dan membantu sinergi usaha para membernya. Dengan begini, produk/usaha mereka agar dapat berkembang, serta menjadikan produk/usaha mereka menjadi jamak digunakan oleh masyarakat nasional dan tidak menutup kemungkinan masuk ke pasar internasional.

Dalam hal ini, BNI Syariah menyambut dan mendukung iktikad baik dari para member GEE Indonesia yang berkomitmen menggunakan sistem keuangan berbasis syariah. Sejalan dengan core bisnis BNI Syariah yang menyediakan layanan perbankan sesuai prinsip syariah.

Sebagai informasi, laba bersih BNI Syariah triwulan ketiga tahun 2016 tercapai sebesar Rp215,23 miliar atau naik sebesar 37,42% dibanding tahun sebelumnya September 2015 sebesar Rp 156,62 Miliar. Pertumbuhan laba tersebut, pada satu sisi, disokong oleh ekspansi pembiayaan yang terjaga kualitasnya. Di sisi lain, hal ini dikontribusikan oleh komposisi rasio dana murah serta efisiensi operasional yang juga terus membaik. (njs/dbs/foto:mysharing)


Back to Top