Lewat Seminar Internasional di IAIN Palu, Peneliti Islam Asia Tenggara Ini Kunjungi Indonesia

gomuslim.co.id- Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu, Sulawesi Tengah kedatangan seorang tamu besar, yakni seorang peneliti sejarah Islam Asia Tenggara, Kevin William Fogg Ph.D. Peneliti ini hadir pada seminar Internasional yang digelar di auditorium perguruan tinggi tersebut, Rabu (23/11).

Kevin William Fogg Ph.D hadir dalam kapasitasnya sebagai salah satu narasumber pada seminar yang mengangkat tema pengembangan masyarakat Islam melalui penguatan modal sosial berbasis multikultural. "Seminar internasional ini dihadiri langsung oleh salah seorang peneliti Islam di Asia Tenggara Kevin William Fogg Ph.D, juga sebagai narasumber," kata ketua Panitia Seminar Internasional Dr. Saude. 

Kevin W. Fogg sendiri merupakan seorang doktor yang mengambil konsentrasi pendidikan pada Sejarah Islam di Asia Tenggara di Oxford Centre for Islamic Studies. Ia juga merupakan seorang dosen di Pusat Islam di Fakultas Sejarah di Universitas Oxford.

Ia berhasil mendapatkan gelar BA dari Duke University di untuk disiplin ilmu Sejarah serta bahasa dan sastra di Asia Afrika (sekarang Asia dan Studi Timur Tengah). Dia kemudian melanjutkan ke Universitas Yale, di mana ia meraih M.A., M.Phil., Ph.D., dan  kini ia juga bekerja sama dengan Dewan Studi di Asia Tenggara.

Di Indonesia, penelitian Dr. Fogg telah disponsori oleh AMINEF, sementar klien lokal dari Indonesia termasuk Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah, Pusat Sosial Budaya dan Ekonomi Studi di Universitas Negeri Padang, dan organisasi-organisasi Islam lokal di seluruh nusantara.

Sementara itu, Saude menguraikan seminar tersebut akan dihadiri kurang lebih 500 peserta dari perguruan tinggi Islam maupun umum di Indonesia antara lain dari Palembang, Jakarta, Sumatera Utara dan beberapa daerah lainnya.

Dekan Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Palu itu menyebut panitia juga menghadirkan perwakilan pemerintahan  yaitu Kementerian Agama RI, Kemenag Sulawesi Tengah, BKKN, Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Sulteng, serta pelajar ditingkat SMA sederajat di Kota Palu. "Jumlah peserta tersebut belum termasuk dengan mahasiswa IAIN Palu yang turut serta dihadirkan pada seminar Internasional tersebut," urainya.

Kata dia, panitia juga meghadirkan Rektor Universitas Tadulako Prof. Dr. Ir. Mohammad Basir Cyio dan Rektor IAIN Palu Prof. Dr. Zainal Abidin M.Ag serta Kasubdit Pengembangan Akademik Kemenag RI, Dr. Zain, sebagai narasumber pada seminar tersebut.

Ia menjelaskan kegiatan modal sosial berbasis kultur atau budaya akan menjadi acuan dalam pengembangan masyarakat Isla di Indonesia, dengan memantapkan pemahaman terhadap nilai-nilai Islam klasik.

Terkait hal itu Rektor IAIN Palu, Prof. Dr. Zainal Abidin menyatakan bahwa salah satu strategi dalam pengembangan mutu pendidikan di perguruan tinggi yaitu menggelar seminar. "Seminar di tingkat perguruan tinggi menjadi salah satu instrumen dari sekian banyak instrumen untuk mengembangkan mutu pendidikan," sebutnya. (ari/dbs)


Back to Top