Doakan NKRI, Ribuan Muslim di Majalengka Gelar Istigasah Akbar

gomuslim.co.id- Toleransi dan perdamaian menjadi hal pokok dalam menjaga keutuhan bangsa. Hidup rukun berdampingan di tengah perbedaan perlu dijaga di bawah naungan kebhinekaan. Dalam rangka memohon keselamatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang majemuk, ribuan umat umat muslim dari berbagai daerah melakukan istgasah akbar di alun-alun kota Majalengka, Rabu (23/11).

Pada kesempatan tersebut, Ketua MUI Majalengka KH Anwar Sulaeman memimpin jalannya doa bersama ini. Sedangkan ceramah umum disampaikan oleh KH Muhamad Mustofa Aqil Siraz. Turut hadir Bupati Majalengka, Wakil Bupati, muspida serta seluruh pejabat di Pemda Majalengka. Adapun peserta dalam istigasah ini melibatkan masyarakat di Majalengka, perwakilan dari seluruh kecamatan, TNI, Polri, ormas islam, siswa sejumlah sekolah dan yang lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Majalengka Sutrisno menyampaikan pentingnya kebersamaan, menjaga toleransi antar umat beragama, suku, serta menjaga keutuhan bangsa dan negara. Semua elemen bangsa tokoh-tokoh politik, tokoh agama, tokoh adat serta para pemimpin harus menjadikan empat pilar kebangsaan tertanam disetiap warga Indonesia. Dengan demikian, ke depan akan menjadi bangsa yang kokoh, bersatu serta dapat membentengi diri dari semua pengaruh negatif.

“Anak-anak muda yang masih rentan dan mencari jati diri serta siswa sekolah tidak boleh terprovokasi oleh isu yang ingin memecah belah, ajakan radikal atau isu negatif lainnya. Semua tokoh ulama, tokoh agama, tokoh adat harus mampu meredam umat, jadikan Pancasila sebagai dasar negara untuk persatuan bangsa,” ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, KH Muhamad Mustofa Aqil Siraz menjelaskan soal bagaimana sikap Nabi Muhamad serta keteladanannya yang tidak pernah membedakan suku ataupun agama, baik dalam dalam bergaul serta tolong menolong atau bahkan bekerjasama. Termasuk ketika peperangan bagimana dia menawan lawannya yang tidak pernah menggunakan kekerasan namun tetap diperlakukan dengan baik.

“Sebagai umatnya, tentulah kita harus meneladani sikap dan akhlak beliau yang sempurna. Jangan sampai isu-isu negatif yang sekarang marak terjadi menjadikan kita terpecah belah dan memicu konflik. Yang terpenting adalah kita jaga perdamaian antar sesama manusia di negara tercinta ini,” katanya.

Lebih lanjut, dia menuturkan saat ini umat Islam perlu banyak berdoa dan introspeksi diri untuk membangun kehidupan di masa depan yang lebih baik. “Melalui istigasah akbar ini, marilah kita sama-sama melakukan instrospeksi diri dalam menjalankan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Kita harus tetap terus berdoa, sabar dan tabah menghadapi ujian yang sedang dihadapi bangsa kita,” tambahnya.

Selain itu, dia juga mengatakan dengan memperbanyak dzikir dan doa kepada Allah SWT akan memberikan kekuatan Iman untuk menjalankan segala perintah-Nya, serta memberikan kesehatan jasmani maupun rohani serta keberkahan rizki. “Perbanyak dzikir dan doa kepada Allah, Insya Allah kita akan selalu ada dalam lindungan-Nya,” ucapnya.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, kita semua dapat meningkatkan ketakwaan menjalankan segala perintah Allah SWT. Kita juga berharap, seluruh masyarakat Indonesia, baik pemimpinnya maupun yang dipimpinnya, diberi keselamatan, kebahagiaan, kesejahteraan dan kekuatan menghadapi kehidupan,” pungkasnya. (njs/dbs)


Back to Top