Begini Cara Rawat Hijab Agar Rapi dan Awet ala Temi Sumarlin

gomuslim.co.id- Bagi sebagian wanita berhijab mengkoleksi hijab adalah kebutuhan. Hal ini dikarenakan hijab dipakai dalam keseharian dan menjadi pakaian yang wajib digunakan.

Namun adakalanya sebagaian dari hijaber kurang memperhatikan cara perawatannya. Pakar fashion dan editor in chief majalah Muslimah, Temi Sumarlin mengatakan bahwa perawatan hijab perlu hati-hati.

Jenis bahan yang berbeda membutuhkan perawatan yang berbeda pula. Hijab dengan detail payet atau manik-manik juga perlu dirawat secara khusus.

"Meskipun kini sudah ada mesin pencucian berteknologi tinggi, bahan hijab yang halus atau dengan detail mote dan payet sebaiknya dicuci menggunakan tangan. Apalagi yang materialnya satin atau silk," saran Temi.

Selain itu, ia juga menyarankan agar hijab sebaaiknya dicuci menggunakan air dingin dan deterjen yang lembut agar tekstur kainnya tidak cepat berubah. “Saat mengeringkan pun tidak perlu dengan tenaga yang kuat. Cukup peras dengan ringan dan dijemur di bawah sinar matahari,” pungkasnya. 

Kemudian untuk penyetrikaan, Temi menyarankan untuk selalu mengatur suhu rendah atau medium. Apalagi untuk jenis kain tertentu, seperti cerutti, silk, atau satin, setrika sebaiknya juga disetel pada suhu rendah.

Hal yang penting lainnya adalah penyimpanan hijab. Dirinya menganjurkan agar menyimpan hijab dengan cara digantung, tidak dilipat atau ditumpuk di lemari.

"Hijab itu lebih baik digantung. Jadi kalau punya hanger celana yang ada penjepitnya, lebih baik dipakaikan dengan hanger itu sehingga bentuknya tidak akan cepat rusak, terus kita jadi tahu motif hijab yang kita miliki sehingga mudah saat melakukan mix and match," papar desainer yang menggunakan label Temiko ini.

Dibandingkan dengan hanger khusus jilbab yang bertumpuk, Temi memang lebih suka menggunakan hanger celana karena melihat kebiasaan wanita yang cenderung terburu-buru di pagi hari dan kerap mengambil hijab sembarangan. Ini akan membuat hijab menjadi lebih berantakan. 

Temi menyarankan untuk menggantungnya dengan cara dilipat dua kali, jangan berkali-kali. “Cara ini untuk meminimalisir garis lipatan yang terbentuk dan membuat hijab tampak tak rapi ketika dipakai,” pungkasnya. (nat/dbs/foto:chanelmuslim)

 


Back to Top