Gandeng BAZNAS, Bank Victoria Syariah Salurkan Dana untuk Pembangunan Kampus IIQ

gomuslim.co.id- PT Bank Victoria Syariah dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersinergi membantu lembaga pendidikan Islam. Baru-baru ini, keduanya menyalurkan dana sebesar Rp 300 juta untuk mendukung pembangunan kampus Institut Ilmu Al Quran (IIQ) di Ciputat Tangerang Selatan.

Dana tersebut dihimpun BAZNAS dari zakat maal karyawan dan nasabah PT Bank Victoria Syariah. Penyaluran zakat maal dilaksanakan di Kampus IIQ, Ciputat, Tangerang Selatan, Rabu (11/10/2017), dihadiri Deputi Baznas Arifin Purwakananta, Direktur Operasional Bank Victoria Syariah Deddy Effendi Ridwan, dan Rektor IIQ Prof. Huzaemah T. Yanggo.

Dalam sambutannya, Rektor IIQ, Prof Huzaemah T Yanggo menyampaikan terima kasih kepada Bank Victoria Syariah dan BAZNAS atas bantuan dana tersebut. Meskipun pihaknya masih membutuhkan lebih banyak dana untuk membantu para hafidzah Alquran di Kampus IIQ tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih. Dari bantuan ini baru Rp 300 juta. Sedangkan yang dikumpulkan sendiri masih Rp 100 juta. Siapa yang mau danai? karena rencana pembangunan ini empat tingkat dengan menelan biaya Rp 6 miliar," ujar Huzaemah.

Ia menambahkan, setiap bantuan yang diterima IIQ akan selalu diumumkan secara transparan untuk penambahan kelas mahasiswi. Menurut dia, dana tersebut akan sangat membantu sekitar 1.600 hafidzah Alquran yang belajar di IIQ.

Pada kesempatan yang sama, Deputi BAZNAS Arifin Purwakananta mengapresiasi konsistensi Bank Victoria Syariah yang menunaikan zakat melalui BAZNAS. Ia pun berharap langkah ini bisa merangsang bank-bank lainnya. Langkah Bank Victoria Syariah ini menginspirasi perusahaan lain untuk menunaikan zakatnya melalui BAZNAS. "Semoga bisa mendatangkan keberkahan bagi perusahaan dan pegawainya," ucapnya.

Menurut Arifin, kepercayaan korporasi membayar zakat melalui Baznas selama ini semakin baik. Apalagi Baznas menawarkan penyaluran zakat dengan pendekatan pencapaian Tujuan-tujuan Pembangunan Global (SDGs) yang dirilis Organisasi Pembangunan PBB (UNDP). Program-program penyaluran Baznas diukur melalui metoda SROI atau Social Return On Investment, sehingga terukur dan memiliki dampak lebih efektif.

"Hal inilah yang menyebabkan Baznas mulai dipilih sebagai mitra penyaluran zakat oleh banyak mitra korporasi mulai dua tahun ini," jelas Arifin yang juga menjabat direktur koordinasi pengumpulan, komunikasi dan informasi zakat nasional Baznas.

Untuk itu, dia mengajak perusahaan lain bersama-sama membangun masyarakat kurang mampu di Indonesia. Seperti Bank Victoria Syariah yang menunaikan zakat perusahaan untuk mendukung pembangunan kampus IIQ yang merupakan kampus khusus pencetak akademisi dan generasi mumpuni dalam bidang ilmu Alquran.

Sementara itu, Direktur Operasional Bank Victoria Syariah, Deddy Effendi Ridwan mengaku, pihaknya mempercayakan penyaluran zakat melalui BAZNAS lantaran BAZNAS merupakan lembaga pemerintah yang dinilai profesional dan akuntabel dalam pengelolaannya.

"Kami menilai penyaluran zakat melalui BAZNAS ini sudah sesuai sasaran, sehingga kami sangat mendukung program-program yang dilaksanakan BAZNAS. Kami mengajak perusahaan-perusahaan lain supaya menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Hal ini agar tujuan penyaluran zakat untuk mengentaskan kemiskinan dapat lebih mudah tercapai sebab zakat disalurkan kepada yang berhak menerimanya," imbuhnya. (njs/dbs/foto:IIQ)

 


Back to Top