Mengintip Konsep Hotel Syariah di Jakarta Islamic Center

gomuslim.co.id- Rencana Pemprov DKI Jakarta mengubah Jakarta Islamic Center (JIC) menjadi hotel syariah telah dikonsep sejak 2005. Bangunan hotel tersebut bahkan telah dibangun dan diresmikan pada 2012. Namun selama ini, bangunan tersebut tidak dimanfaatkan sebagai hotel. Gedung yang berada di kompleks JIC itu dijadikan balai pendidikan dan latihan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pemprov DKI Jakarta.

Kepala Sub Divisi Penyiaran Infokom JIC, Paimun A Karim mengatakan untuk mematangkan konsep hotel syariah pihaknya telah melakukan studi banding ke sejumlah negara. Pihaknya juga berkomunikasi dengan sejumlah pakar untuk melakukan kajian bisnis hotel syariah.

Sementara itu, JIC juga berdiskusi dengan sejumlah hotel yang dianggap telah lebih dulu sukses menerapkan hotel berbasis syariah. Salah satunya dari segi aturan, diterapkan aturan yang hanya mengizinkan pasangan yang sudah menikah untuk sekamar. Konsep yang diatur lainnya terkait pemakaian material bangunan khusus yang wajib digunakan untuk menjaga kesucian hotel. Direncanakan pula untuk memasang speaker di tiap lorong hotel untuk mengumandangkan adzan.

Untuk jenis kamar, selain tipe standar, deluxe, dan suite, di tiap lantai juga akan dibuka kamar khusus yang ramah disabilitas. Harga sewa yang dipatok berkisar Rp 270 ribu hingga Rp 300 ribu.

"Tapi itu kan dulu ya sekitar 2007, sekarang jelas harus disesuaikan lagi," kata Paimun.

Selain itu, fasilitas penunjang lainnya juga telah disiapkan seperti coffe shop, fasilitas kesehatan, dan kolam renang yang terpisah antara laki-laki dan perempuan, ruang bermain bagi anak-anak, ruang serbaguna, multimedia meeting room, serta area perbelanjaan. Dia memaparkan untuk kemudahaan transportasi menuju hotel, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama sempat menyampaikan bahwa transportasi massal light rail transit (LRT) yang sedang dibangun saat ini akan melewati kawasan JIC. (nat/dbs/foto:rindumasjid)

 


Back to Top