Tokoh Pendidikan : Tingkat Melek Huruf Muslimah di India Naik

gomuslim.co.id- Pertumbuhan populasi muslim di India memberikan pengaruh terhadap berbagai sektor. Salah satunya ke sektor pendidikan. Dalam beberapa bulan terakhir, tercatat jumlah wanita muslim di sekolah terus mengalami peningkatan dalam jumlah yang cukup besar.

Hal demikian disampaikan anggota Asosiasi Profesor di Departemen Pendidikan Universitas Muslim Aligarh, Zebun Nisa Khan, baru-baru ini. “Sekarang situasi telah berubah. Tingkat melek huruf perempuan Muslim meningkat di Uttar Pradesh, namun situasi di negara-negara seperti Bihar dan Benggala Barat perlu ditingkatkan lebih jauh lagi," ujarnya seperti dilansir dari publikasi The Gulf Today, Senin (13/11/2017).

Sementara itu, Guru Fisika Kampus di Maharashtra Seni, Sains dan Perdagangan yang terletak di Mumbai, Moonisa Bushra Abidi menyampaikan, saat ini mendidik anak perempuan menjadi tren yang meningkat di kalangan umat Islam. Meningkatnya jumlah gadis Muslim di sekolah-sekolah didorong oleh orang tua mereka, terutama ibunya.

"Orang bisa melihat sekarang lebih banyak wanita memakai jilbab di banyak institusi. Pada awal 1990-an, ketika saya mengejar MSc dari Universitas Mumbai, saya adalah satu-satunya perempuan berjilbab di universitas," katanya.

Seperti diketahui, India memiliki populasi Muslim terbesar setelah Indonesia. Jumlahnya sekitar 14,2 persen dari 1,34 miliar penduduknya. Pada sensus 2011 diketahui sekitar setengah dari populasi wanita Muslim di India buta huruf.

Sebelumnya, pemerintah meminta sekolah-sekolah Islam di Uttar Pradesh mengajarkan mata pelajaran bahasa Inggris, matematika, dan sains ke jenjang sekolah menengah. Hal itu bertujuan membekali siswa menghadapi dunia modern.

Menurut Menteri Kesejahteraan Minoritas Negara Laxmi Narayan Chaudhary, keinginan disampaikan untuk negara bagian berpenduduk paling padat. Ia menuturkan, pemerintah negara bagian berupaya mengenalkan perubahan kurikulum.

Kebijakan itu, lanjut dia, bertujuan memastikan pelajar madrasah mampu bersaing dengan lulusan sekolah reguler saat terjun di dunia kerja, khususnya kedokteran dan teknik. Uttar Pradesh memiliki sekitar 19 ribu sekolah agama atau madrasah, tetapi kebanyakan mengajarkan teologi Islam.

Bahkan, sejumlah madrasah mencoba memodernisasi kurikulum, menjadikan pelajaran itu menjadi pilihan di sekolah menengah. Chaudhary meyakini, kebijakan itu berdampak pada jutaan anak Muslim.

Chaudhary memerinci, dari semua komunitas agama di India, Muslim memiliki tingkat buta huruf tertinggi (42,7 persen), bagian terendah orang dalam pekerjaan (33 persen), dan tingkat partisipasi paling rendah di pendidikan tinggi (4,4 persen). (njs/thegulftoday/dbs/foto:rep)

 


Back to Top