Permudah Nasabah Muslim, Perusahaan Asal Kanada Ini Luncurkan Program Investasi Syariah

gomuslim.co.id- Warga Muslim Kanada yang ingin berinvestasi di pasar saham tidak memiliki kepercayaan diri untuk memilih investasi saham syariah sendiri karena pilihannya terbatas. Untuk menjawab tantangan tersebut, sebuah perusahaan investasi saham baru-baru ini meluncurkan sebuah platform baru berupa investasi syariah khusus untuk warga muslim Kanada.

Perusahaan bernama Wealthsimple  adalah perusahaan investasi online yang berbasis di Toronto yang menangani lebih dari satu miliar dolar investasi dari lebih dari 40.000 investor di AS dan Kanada, apalagi mereka juga baru saja dibuka di Inggris pada bulan September 2017. Tanpa investasi minimum, situs web yang mudah digunakan, dan tim penasehat yang bertugas untuk menjawab pertanyaan  nasabah, mereka membuat investasi mudah dan mudah diakses. Mereka juga dapat mengenakan biaya lebih rendah daripada penasihat keuangan atau reksadana dengan menggunakan teknologi yang baik.

Publikasi MuslimLink, Selasa, (14/11/2017) menyebutkan platform baru investasi syariah ini terdiri terdiri dari 50 saham yang melacak MSCI World Islamic Index Indeks ini terdiri dari perusahaan-perusahaan dari 23 negara di lebih dari 10 sektor berbeda, yang sesuai dengan Syariah Islam. MSCI menggunakan dua layar untuk menetapkan kepatuhan Syariah: layar kualitatif dan layar kuantitatif. Layar kualitatif kepatuhan Syariah melihat aktivitas bisnis masing-masing perusahaan. Untuk melewati layar ini, perusahaan dalam indeks mungkin tidak memperoleh lebih dari 5% pendapatan mereka dari alkohol, tembakau, produk yang berhubungan dengan babi, layanan keuangan berbasis bunga, senjata atau hiburan orang dewasa.

Sedangkan, layar kuantitatif melihat jumlah pendapatan bunga yang diterima perusahaan dan berapa banyak hutang yang mereka bawa. Untuk melewati layar kuantitatif kepatuhan Syariah, perusahaan mungkin tidak memperoleh pendapatan signifikan dari bunga atau memiliki hutang yang berlebihan. MSCI menggunakan tiga rasio keuangan sebagai ukuran hutang yang berlebihan, yaitu total hutang atas total aset; jumlah sekuritas kas dan kepemilikan perusahaan atas total aset; dan  jumlah piutang usaha dan uang tunai atas total aset. Bagi perusahaan yang dianggap sebagai investasi syariah, tidak satu pun rasio keuangan ini bisa melebihi 33,33%.

Setiap triwulan, indeks MSCI World Islamic didaur ulang. Laporan keuangan setiap perusahaan dalam indeks diperiksa untuk memastikan bahwa mereka masih lulus uji kuantitatif kepatuhan Syariah. Setiap perusahaan yang tidak lulus layar akan dikeluarkan dari indeks dan perusahaan baru yang lulus dapat ditambahkan. Pada Agustus 2017, misalnya, 25 saham diambil dari indeks dan 21 ditambahkan. Sekali setahun, aktivitas bisnis semua perusahaan dalam indeks juga akan dinilai ulang untuk memastikan mereka tetap di jalur syariah Islam.

Saat membuat portofolio Investasi syariah para nasabah, perusahaan, melalui laman www.wealthsimple.com  bekerja dengan para ilmuwan dari MSCI untuk membuat daftar 50 saham sesuai Syariah yang dirancang untuk melacak pasar yang luas semaksimal mungkin dan mencerminkan keragaman Indeks Dunia Islam MSCI. Panitia ulama Syariah ini diketuai oleh Dr. Hussain Hamed Hassan, yang meraih gelar PhD dari Fakultas Syariah Universitas Al Azhar, Mesir. (fau/muslimlink/dbs)

 

 


Back to Top