Kenalkan Islam, Hijaber Ini Jadi Pembicara di Festival Perpustakaan Quebec Kanada

gomuslim.co.id-  Berbagi cerita mereka dengan publik, puluhan sukarelawan Muslim berkumpul dalam sebuah acara khusus pada hari Sabtu di Quebec, Kanada dalam upaya untuk menepis stereotip dan prasangka tentang Islam.

"Saya merasakan tanggung jawab untuk berbagi cerita dengan mereka warga lokal di sini, karena saya adalah minoritas dan ingin hidup berdampingan dengan mereka, “ kata Naïla Khalil, hijaber asal Tunisia, seperti dilansir dari publikasi CBC, Selasa, (21/11/2017).

Khalil sedang berbicara di perpustakaan Monique-Corriveau di Sainte-Foy kepada orang-orang yang berkumpul untuk mendengar cerita tentang warga Muslim yang memilih tinggal di Quebec.

Sesampainya di Quebec pada tahun 2015, setelah menunggu enam tahun, Khalil sekarang bekerja sebagai analis komputer dengan Pemerintah Quebec. "Saya selalu bermimpi untuk datang ke sini, itu benar-benar momen spesial," katanya.

Namun, semuanya berubah setelah penembakan di Masjid Agung pada 29 Januari lalu, di mana enam orang Muslim terbunuh, termasuk temannya. Memilih untuk melangkah maju dan menghapus kesalahpahaman, ibu dua anak ini sekarang mengambil bagian dalam kejadian ini untuk memperbaiki kesalahpahaman orang tentang iman Islamnya. Karena itu, dia dan beberapa warga muslim lain ikut andil dalam berbagi cerita tentang Islam di acara ini.

Brigitte Paquet, yang bekerja dengan CIUSSS de la Capitale-Nationale yang menyelenggarakan acara ini mengatakan bahwa peristiwa penembakan tersebut  menjadi mendesak setelah serangan masjid di Quebec untuk membantu proses pemulihan masyarakat Muslim.

Badan kesehatan masyarakat kota, CIUSSS de la Capitale-Nationale, menyelenggarakan acara tersebut, apa yang disebut "Perpustakaan Manusia", bersama beberapa organisasi lokal dan masjid, dalam upaya untuk menantang stereotip dan prasangka.

"Kami ingin memastikan bahwa orang-orang akan memahami seluruh kisah hidup mereka, dan juga menjawab pertanyaan orang-orang tentang budaya Muslim," tambahnya. (fau/cbc/dbs/foto: aboutislam)


Back to Top