Jelang Musim Umrah Akhir Tahun, AMPHURI Imbau Jemaah Perhatikan Lima Hal Ini

gomuslim.co.id- Akhir-akhir ini ibadah umrah banyak dipilih masyarakat Muslim di Indonesia. Hal ini dikarenakan lamanya masa tunggu ibadah haji, sehingga mereka memilih untuk melakukan ibadah umrah.

Menanggapi hal tersebut, Sekjen Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) Firman M Nur, mengingatkan agar masyarakat tidak sembarang memilih biro perjalanan ibadah umrah.

“Calon jemaah harus memperhatikan lima hal yang menjadi standar dalam memilih biro travel umroh. Kelima hal itu ialah izin travel, jadwal dan penerbangan yang jelas, harga dan paket, akomodasi hotel, dan ketersedian visa,” papar Firman, Selasa (21/11/2017).

Dia menegaskan sudah saatnya masyarakat lebih cerdas memilih biro perjalanan yang memiliki izin resmi dari Kementerian Agama untuk dapat jadi fasilitator pelaksanaan ibadah mereka di tanah suci.

Sementara itu, program 'Lima Pasti Umrah' dari pemerintah tersebut bisa tersosialisasi dengan baik pada masyarakat. Sehingga, ke depan tidak ada lagi masyarakat yang tertipu dengan iming-iming dari penyelenggara umroh yang tidak resmi dan tidak bertanggung jawab.

Selain itu, AMPHURI juga memberikan saran bagi jemaah yang menunaikan umroh di tanah suci. Budi menyarankan agar jemaah memiliki kemampuan fisik dan kesehatan yang lebih baik saat berada di tanah suci, terutama saat melaksanakan tawaf. Karena saat ini tengah dilakukan renovasi di area sekitar tawaf di masjidil haram. Yang mana, hal itu telah menyebabkan penyempitan area tawaf.

“Jamaah diminta menjaga kesehatan karena kondisi area tawaf sendiri yang berdebu karena renovasi,” kata dia.

Kondisi fisik yang baik diperlukan, lanjut Firman, seandainya jemaah tidak bisa tawaf di pelataran Ka'bah. Dalam kondisi ini, jemaah terpaksa melaksanakan tawaf di lantai dua masjid yang jaraknya lebih jauh.

Selanjutnya, Firman juga menyarankan agar jemaah umrah berangkat ke tanah suci dalam usia yang produktif. Sehingga, usia tidak menjadi kendala bagi jemaah karena adanya perpindahan jalur masuk dan keluar area masjidil haram.

Bagi jemaah yang telah sepuh atau lanjut usia (lansia), ia menyarankan agar jemaah berangkat dengan pendamping yang lebih muda. Sehingga jemaah lansia itu tidak tersesat dan bisa kembali ke hotel dengan selamat.

“Jemaah kerap tersesat, apalagi dengan jalur area masuk dan keluar tawaf yang kerap berubah-ubah,” tukasnya.

Namun, ada berita baik bagi jemaah yang hendak beribadah umroh pada akhir tahun ini. Ia mengatakan, cuaca pada November hingga Januari mendatang merupakan kondisi yang sangat baik dan pas untuk beribadah umroh.

"Mulai November, Desember, hingga Januari ini cuaca di tanah suci bagus cenderung dingin. Bahkan di Madinah bisa mencapai 6-10 dejarat celcius. Namun, jemaah disarankan memakai jaket dan syal di malam hari," tandasnya. (nat/dbs/foto: denatour)

 


Back to Top