Tiga Aspek Tes Baca Alquran Ini Wajib Diujikan ke Calon Kepala Daerah di Aceh

gomuslim.co.id- Dalam rangka menyambut pemilihan kepala daerah, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Selatan melaksanakan ujian membaca Alquran bagi tujuh pasangan bakal cabup dan cawabup di Masjid Agung Istiqamah Tapaktuan, Kamis (11/01/2017).

Sebanyak 7 pasangan paslon yang mendaftar ke kantor KIP Aceh, Aceh Selatan, tiga pasangan yang diusung oleh partai politik dan 4 pasangan dari jalur perseorangan.

Diadakannya ujian mampu baca Alquran ini merupakan salah satu tahapan yang wajib dilakukan berdasarkan 'Qanun' Aceh Nomor 5 tahun 2012 Tentang pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/ Wakil Walikota.

Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KIP Aceh Selatan, Edi Syahputra mengatakan bahwa penilaian hasil tes tersebut akan menjadi rekomendasi kelayakan dari calon yang berkontestasi.

"Rekomendasi yang diberikan tim, merupakan salah satu syarat atau kelengkapan dokumen bagi pasangan calon. Rekomendasi tersebut akan diserahkan kepada masing-masing kandidat sekaligus dengan hasil tes kesehatan," ujar Edi.

 Hal senada juga dilontarkan oleh Ketua Dewan Juri, Ahmad Ibrahim, terdapat 3 aspek yang akan menjadi penilaian dalam ujian itu. Untuk penilaian ujian baca Alquran diambil dari tiga aspek, yakni penguasaan tajwid (tata baca), fashahah (fasih) dan adab atau etika saat membaca.

“Penilaian terhadap kandidat hanya sebatas kemampuan uji baca Alquran. Bagi kandidat yang mampu meraih nilai 50 dari setiap aspek yang diuji maka dinyatakan lolos dalam ujian itu,” ujar Ahmad.

Kata Ahmad, penilaian yang akan sampaikan oleh panitia akan dimasukkan ke dalam amplop tertutup. Hanya pihak KIP dan kandidat bersangkutan yang mengetahuinya. (nat/dbs/foto:rumaysho)


Back to Top