Berkisah Tentang Tentara Muslim, Iklan Ini Jadi Viral

gomuslim.co.id- Baru-baru ini, sebuah iklan menjadi viral karena menampilkan tentara Muslim yang sedang shalat baru saja dirilis. Iklan ini mengampanyekan bahwa tentara bisa berasal dari segala latar belakang.

Dalam iklan tersebut menunjukkan seorang tentara dengan pakaian siap tempurnya melepas helm, sepatu boot dan senjata. Kemudian mereka shalat di hadapan kawan-kawan sesama tentara di medan perang.

Saat sujud, muncul tulisan 'keeping my faith' dan 'this is belonging'. Terdengar suara baku tembak dan ledakan sebagai latar belakang. Iklan ini muncul dan viral sejak pekan lalu.

Kampanye tersebut menunjukkan bahwa tentara juga bisa emosional dan mempertahankan kepercayaannya. Selama ini, isu berkembang bahwa menjadi tentara adalah sesuatu yang eksklusif.

Adanya penurunan minat bergabung di militer juga menjadi salah satu alasan dirilisnya iklan tersebut. Kolonel Richard Kemp yang merupakan mantan komandan pasukan Inggris di Afganistan mengatakan iklan ini sebenarnya tidak signifikan untuk mereka yang benar-benar berminat bergabung dengan militer.

"Yang paling mereka khawatirkan adalah bagaimana menghadapi pertempuran," ujar Kemp seperti yang dilansir dari publikasi The Sun, Selasa, (16/01/2018).

Kemp menyebut iklan tersebut lebih bersifat politik demi mengembalikan kekuatan pasukan. Selama ini, militer juga dinilai tidak peduli pada sisi emosional tentara. Padahal banyak studi menyebutkan bahwa tentara yang kembali dari medan perang sangat rawan terhadap depresi dan trauma.

Seperti dilansir dari publikasi BBC, Pensiunan militer, Mayor Tim Cross mengatakan bahwa militer memang harus memastikan terbukanya kesempatan bagi siapa pun untuk masuk militer. Selain itu, mereka harus menyadari bahwa tentara juga 'manusia'.

"Tapi, militer pun perlu menegaskan bahwa kita tidak akan lemah dan terlalu baik," pungkas Cross.

Sementara itu, rekrutmen kali ini melibatkan dana sebesar 1,6 juta poundsterling untuk program dukungan emosional. (nat/thesun/bbc/foto:britisharmy)

Link video: British Army


Back to Top