Bank NTB Libatkan IDB dalam Konversi Syariah

gomuslim.co.id- Proses konversi PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Barat atau Bank NTB menjadi bank umum syariah melibatkan banyak pihak. Salah satunya termasuk  lembaga keuangan internasional yaitu Islamic Development Bank (IDB).  

Hal demikian disampaikan Direktur Utama Bank NTB Komari Subakir baru-baru ini. Ia menjelaskan setidaknya ada 6 konsultan yang terlibat dalam proses konversi ke syariah Bank NTB ini. Selain IDB, konsultan lainnya adalah PT Kolega Inti Pratama selaku konsultan teknologi informasi.

Ia menyebut, kolega Inti sudah berpengalaman dalam konversi Bank Aceh dan spin off unit usaha syariah PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk. Bank NTB juga dibantu oleh Dunamis Human Capital untuk menyiapkan sumber daya manusia serta revalidasi misi dan visi perusahaan.

“Keterlibatan IDB ini dimaksudkan agar setelah konversi nanti, Bank NTB tetap bisa bersaing dengan bank konvensional,” katanya, Senin (16/1/2018).

Adapun mengenai konversi Bank NTB menjadi bank umum syariah sendiri, lanjut Komari, paling lambat pada Agustus 2018 rampung. Proses tersebut telah berjalan dengan pendampingan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

OJK, kata dia, sudah dua kali melakukan asistensi secara langsung ke Mataram, Nusa Tenggara Barat. Dalam waktu dekat, asistensi ketiga akan dilakukan. Setelah asistensi dinyatakan tuntas, proses selanjutnya adalah pengajuan izin kepada OJK terkait dengan konversi bisnis menjadi bank syariah.

“RUPS putuskan pada Agustus 2018 paling lambat. Tetapi mungkin pelaksanannya bisa lebih cepat. Waktu sekitar 7 bulan sebelum Agustus lebih dari cukup untuk mengurus perizinan,” jelasnya.

Sekedar informasi, total aset Bank NTB per Desember 2017 tercatat senilai Rp8,9 triliun dengan modal inti senilai Rp1,3 triliun. Saat ini pangsa pasar Bank NTB mencapai sekitar 25% dari total aset bank di provinsi tersebut. Sedangkan pangsa pasar unit usaha syariah Bank NTB mencapai 9% dari total aset bank di NTB. Setelah dikonversi menjadi bank umum syariah, maka aset Bank NTB secara keseluruhan akan meningkat.

Selain merencanakan perubahan bisnis menjadi sepenuhnya syariah, Bank NTB juga hendak merombak jajaran direksi. Komari mengatakan, dirinya sudah mengajukan rencana pensiun kepada pemegang saham. "Pengganti sudah disiapkan di RUPS. Sekarang sedang fit dan proper test," tutupnya. (njs/dbs/foto:bankntb)


Back to Top