Asphurindo Mulai Gelar Persiapan Akomodasi Haji Khusus Tahun Ini

gomuslim.co.id- Musim haji tahun 2018 masih masih beberapa bulan lagi, namun beberapa pihak sudah mulai bergerak untuk persiapan ibadah tahunan ini. Salah satunya adalah Asosiasi Penyelenggara Haji, Umrah dan Inbound Indonesia (Asphurindo) yang kini sedang mempersiapkan keperluan untuk jamaah haji khusus 2018.

Menurut Ketua Umum Asphurindo, Syam Resfiadi, persiapan itu termasuk di antaranya akomodasi, hotel, tiket, dan muasasa. Ia juga menyebut bahwa Asphurindo telah mengintensifkan komunikasi dengan pihak penyedia layanan di Saudi. "Sudah mulai dan sudah ada yang kontrak," ujarnya, Jumat (19/1/2018).

Biro haji khusus yang dikepalai Syam, Patuna Travel juga sudah kontrak dengan beberapa hotel. Ada sekitar 300 jamaah yang akan berhaji khusus dibawah pelayanan Patuna. Asphurindo sendiri menaungi 14 biro perjalanan haji berizin khusus untuk keberangkatan 2018 atau 1439 H. Total jamaahnya sekitar seribu orang.

Kementerian Agama belum mengumumkan total kuota untuk haji khusus tahun ini karena masih menunggu kebijakan dari Arab Saudi. Kuota haji masing-masing negara ditentukan oleh pemerintah Arab Saudi.

Pada 2017, kuota haji khusus mencapai 15.663 orang dari total 221 ribu. Kuota ini dibagi lagi untuk empat Asosiasi penyedia layanan haji khusus, di antaranya Himpuh, Asphurindo, Kesthuri, dan Amphuri.

Syam menyebutkan bahwa pihaknya juga belum mengetahui jumlah pasti kuota yang akan diberikan pemerintah untuk tahun ini. "Naik atau tidak kami tidak bisa ikut campur terlalu jauh, karena ini kebijaksanaan dan urusan pemerintah," ungkapnya.

Sebelumnya, Syam mengatakan bahwa pihaknya bakal menaikan biaya perjalanan umrah dan haji sebesar 10-25 persen per awal Februari nanti seiring kebijakan baru Arab Saudi. Ia menjelaskan, kenaikan itu terjadi pada biaya di land arrangement yang bisa meningkat antara kisaran 15-75 dollar per orang.

“Perhitungan kasat mata kenaikan tidak terlalu signifikan, tergantung dari jenis hotel dan kendaraan darat yang kita gunakan di sana,” katanya.

Untuk paket bawah atau termurah, biaya land arrangement dapat meningkat pada kisaran 15 dollar atau setara 200 ribuan. Sementara untuk paket hotel kelas menengah hingga atas, biaya land arrangement kemungkinan akan naik masing-masing pada kisaran 75 dollar.

Syam tidak mempermasalahkan jika nantinya ada travel yang menaikan tarif biaya haji dan umroh lebih dari perkiraan. Sebab, kata Syam, travel tersebut mengerti kondisi ekonomi yang riil. Dengan harga yang dipasarkan, berarti travel tau harga pasar.

“Semua tergantung pasar. Kalau misalnya dia menerapkan harga terlalu tinggi dan pasarnya tidak menyerap, maka tidak dibeli orang. Saya kira travel-travel yang cerdas harus mengerti teori-teori pemasarannya,” katanya. (njs/dbs/foto:okezone)


Back to Top