Ini Prediksi Kenaikan Biaya Haji Tahun 2018

gomuslim.co.id- Tahun 2018 biaya haji diprediksi naik sebesar 2,58 persen atau Rp 900.670. Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin mengatakan kenaikan biaya haji ini selain karena adanya kenaikan harga avtur juga dikarenakan pihak Arab Saudi menetapkan kenaikan pajak sebesar 5 persen atas seluruh fasilitas haji.

Kenaikan biaya haji ini membuat masyarakat terpaksa harus membayar lebih yang semula biaya haji Rp 34,89 juta menjadi Rp 35,79 juta.

"Adanya kebijakan pajak baru dari pemerintah Arab tak bisa diganggu gugat. Hal ini sama seperti ketika negara kita menetapkan kenaikan pajak," tutur Menag.

Selain karena faktor tersebut, kata Menag, ada juga faktor lain yang membuat biaya haji naik pada tahun ini. Jika semula jatah konsumsi jemaah hanya 30 kali saat ini naik menjadi 50 kali.

Meski begitu Lukman mengklaim dari penelusurannya langsung kepada jemaah haji, para jemaah tidak keberatan terkait kenaikan biaya haji ini. Kenaikan biaya haji ini dianggap tidak terlalu besar asalkan fasilitas yang diberikan oleh pemerintah juga kualitasnya meningkat.

"Sebenarnya sebagian besar mereka, hakekatnya tidak terlalu bermasalah kalau biaya haji naik. selama kualitas pelayanan naik dan rasional," tandasnya.

Namun, angka yang saat ini keluar masih merupakan prediksi awal Kementerian Agama. Menag menjelaskan, pihaknya masih akan melakukan perhitungan dan meminta pertimbangan Komisi 8 terkait hal ini.

"Tentu masih ada peluang penurunan. Kami akan terus hitung ini mana yang bisa diefisienkan. Saya juga meminta masukan dari Komisi 8 dan Panja terkait biaya haji tahun ini," kata dia. (nat/dbs/foto:blogduitpintar)


Back to Top