Komunitas Muslim Inggris Gencarkan Penyaluran Zakat untuk Warga Lokal

gomuslim.co.id- Dengan memberikan jutaan donasi dan zakat setiap tahun, warga Muslim Inggris didesak untuk membelanjakan uang sumbangan mereka di Inggris daripada di luar negeri, sebagai bagian dari usaha nasional untuk memperbaiki peran masjid di masyarakat.

"Ada  badan amal Islami di Inggris yang mendapatkan jutaan dana yang dikumpulkan dari para donatur  Inggris. Dengan beberapa pengecualian, investasi di Inggris bukanlah prioritas bagi mereka. Karena itu tahun ini kami gencarkan lagi penyaluran zakat untuk warga lokal, para dhuafa yang membutuhkan, " jelas  Ishtiaq Ahmed, salah satu pendiri Dewan Masjid Bradford Inggris, seperti dilansir dari publikasi The Times,  Selasa, (23/01/2018).

Isu pembelanjaan Zakat dinaikkan dalam konferensi besar pertama di Inggris untuk masjid untuk berbagi keahlian tentang bagaimana memperbaiki tata kelola, penjangkauan, dan keamanan yang diadakan di London pada hari Sabtu. Lalu.

Iqbal Nasim, kepala eksekutif Yayasan Zakat Nasional mengatakan bahwa warga Muslim Inggris memberikan 300 juta zakat setiap tahun. Dia mengatakan bahwa lebih dari 98 persen disumbangkan untuk bantuan ke luar negeri, padahal Islam justru mengajarkan untuk memberikan amal atau menyalurkan zakat untuk saudara yang terdekat, dalam hal ini warga lokal di Inggris yang membutuhkan.  

Karena itu, kata Iqbal, dengan adanya kewajiban membayar zakat setiap tahun atau setiap bulan, warga muslim di Inggris telah mengumpulkan donasi yang banyak.

“Zakat itu berbeda dengan amal. Mungkin bisa dikatakan seperti pajak kepada negara, dibayar rutin, untuk membersihkan harta kita sesuai perintah agama Islam. Karenanya, mari kita fokuskan pada mustahiq (penerima zakat) di daerah para muzakki (donatur) itu tinggal, “ pungkas Iqbal.

Sementara itu,  beberapa masjid di Inggris juga mulai gencar menggelar berbagai kegiatan, demi mengembalikan peran Masjid yang tak hanya untuk tempat sholat, tapi juga untuk bersosialisasi, berkarya, dan belajar. Beberapa masjid di Inggris juga telah mendirikan klub remaja, tim relawan untuk tunawisma, tim sepak bola, kafe, dan lainnya. (fau/thetimes/dbs/foto: aboutislam)

 


Back to Top