Ulama dan Peziarah Muslim Sambut Baik Langkah Otoritas Saudi Geser Mihrab Nabi

gomuslim.co.id- Peziarah muslim dan ulama menyambut baik langkah otoritas Saudi yang menggeser Mihrab di Masjid Nabawi Madinah ke Mihrab Nabi. Apresiasi salah satunya disampaikan penasihat Kepresidenan Dua Masjid Suci, Abdul Wahid Ali Al-Hattab.  

Menurutnya, penggeseran Mihrab tersebut sangat membantu kaum Muslim yang ingin memberi penghormatan kepada Nabi Muhammad SAW. Ia mengatakan bahwa cendekiawan Islam dan tokoh terkemuka serta peziarah dari seluruh dunia telah menyambut gagasan tersebut.

“Ini karena memudahkan peziarah dan umat muslim yang berniat untuk menyambut Nabi  SAW. Proses peralihan Mihrab dilakukan secara bertahap,” ujarnya seperti dilansir dari publikasi Saudi Gazzate, Selasa (30/01/2018).

Mihrab Nabi sendiri digunakan pertama pada hari Jumat bulan lalu. Mihrab ini nantinya digunakan untuk shalat Maghrib dan Isya beberapa hari kemudian. "Ketika kami menemukan bahwa idenya itu bagus dan efektif, kami memutuskan untuk menggunakan mihrab ini untuk semua doa," jelasnya.

Lebih lanjut, Al-Hattab mengatakan karena penggeseran Mihrab tersebut, jumlah pengunjung di makam Nabi di masjid tersebut meningkat dari 50.000 menjadi lebih dari 80.000 orang setiap hari. Mihrab ini sebelumnya berada di daerah Ruwaq yang padat. Sehingga sebagian besar peziarah  yang ingin mengunjungi makam Nabi cukup kesulitan.

Sebelumnya, Kepala Kepresidenan dan Imam Khatib Masjidil Haram, Makkah, Sheikh Abdulrahman Al-Sudais, telah mengumumkan rencana untuk menggeser Mihrab tersebut. Langkah ini mengurangi waktu yang dibutuhkan jemaah untuk mengunjungi makam Nabi dari  lama waktu 15 menit sampai 20 detik.

Umat Muslim sekarang bisa memasuki daerah Al-Ruwaq untuk mengunjungi makam Nabi dan keluar melalui Gerbang pekuburan Baqie dalam waktu singkat. "Arab Saudi telah melakukan pekerjaan yang hebat selama beberapa dekade terakhir untuk menjamin keamanan dan kenyamanan para peziarah yang datang untuk melakukan haji dan umrah," kata penasihat. (njs/saudigazzate/dbs/foto:mihrab)


Back to Top