Dua Bank Syariah Ini Catatkan Efisiensi Tinggi pada 2017

gomuslim.co.id- Tingkat efisiensi industri perbankan syariah di Tanah Air terus membaik dari tahun ke tahun. Sejumlah bank syariah pun terus mengejar kinerja untuk tahun ini, salah satu upayanya adalah dengan menekan biaya operasional.

Berdasarkan catatan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), per November 2017, rasio biaya operasional berbanding pendapatan operasional (BOPO) perbankan syariah menurun jadi 94,05 persen. Sebelumnya, BOPO bank syariah masih berada di angka 95,91 persen (yoy).

Salah satu bank yang efisiensinya membaik pada tahun lalu adalah PT Bank Central Asia Syariah (BCA Syariah). Berdasarkan laporan, rasio BOPO BCA Syariah per Desember 2017 sebesar 86 persen, lebih rendah dari tahun 2016 yang sebesar 92 persen (yoy).

Menurut Direktur Utama BCA Syariah John Kosasih, penurunan rasio ini karena semakin baiknya kualitas pembiayaan bank. Tercatat non performing financing (NPF) gross BCA Syariah menurun menjadi 0,3 persen di 2017. Angka tersebut menurun dari bulan September 2017 yang sebesar 0,53 persen.

“Kami berupaya lebih efisien untuk menekan BOPO dengan strategi seperti meningkatkan pendapatan dari pembiayaan maupun dari komisi atau fee based income. Pun dari sisi biaya juga harus ditekan dengan baik terutama dari biaya dana dan biaya operasional,” ujar John. 

Selanjutnya, BCA Syariah sendiri menargetkan, rasio BOPO di tahun ini berada di kisaran 80 sampai 85 persen. Bank syariah lain juga berusaha menekan biaya operasional adalah PT Bank Negara Indonesia Syariah (BNI Syariah). Pada akhir tahun lalu, rasio BOPO anak usaha Bank BNI ini naik. Tercatat, BOPO BNI Syariah mencapai 88,37 persen di akhir 2017, naik dari kuartal III-2017 yang sebesar 87,62 persen.

Direktur Bisnis BNI Syariah Dhias Widhiyati mengatakan, di akhir 2017, terjadi kenaikan BOPO karena ada biaya yang disediakan untuk cadangan kerugian penurunan nilai (CKPN) agar bank dapat lebih menjaga risiko pembiayaan yang akan timbul.“Target BOPO BNI Syariah tahun 2018 sekitar 85 persen,” jelasnya.

Strategi yang diterapkan BNI Syariah untuk menekan BOPO yakni dengan perbaikan kualitas pembiayaan sehingga bisa menghemat CKPN. Bank ini juga akan mengontrol penggunaan belanja operasional agar efisien. “BOPO bank syariah lebih tinggi dibanding bank konvensional karena skala ekonomi bank syariah yang masih kecil,” ungkapnya. (njs/dbs)


Back to Top