Kepala BPJPH: Perkembangan BPJPH Indonesia Terus Mendapat Sorotan Sejumlah Negara

gomuslim.co.id- Setelah resmi dibentuk pada Oktober 2017 lalu, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) terus mendapat sorotan dari berbagai pihak. Bukan hanya dari dalam negeri, tetapi juga dari luar negeri.

Kepala BPJPH, Sukoso menyebutkan sejumlah negara turut memonitor perkembangan kinerja badan yang dipimpinnya itu. Pernyataan tersebut disampaikan Sukoso saat membuka Forum Group Diskusi yang bertema Pengelolaan Isu Produk Halal, Jakarta, Senin (12/2/2018).

“Negara-negara luar terus memonitor perkembangan BPJPH, mereka ingin tahu dan apa yang bisa mereka bantu. Kita harus punya prospek untuk melindungi kepentingan kita. Mereka ingin tahu dan bersinergi dalam pengembangan industri halal di Indonesia,” ujarnya.

Ia pun berharap RPP tentang pelaksanaan UU Jaminan Produk Halal segera terbit sehingga bisa menjadi pedoman kerja BPJPH. Menurutnya, untuk dapat bekerja secara teknis, BPJPH memerlukan regulasi sebagai acuan. “Perdagangan produk halal antar negara membutuhkan landasan hukum dan itu baru bisa bergerak jika ada RPPnya sudah ada,” katanya.

Sukoso menambahkan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sudah mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo terkait harmonisasi RPP tentang Undang undang Jaminan Produk Halal. Sukoso berharap RPP itu bisa segera ditandatangani oleh Presiden.

“Mari kita pahami bersama bahwa BPJPH ini adalah institusi yang ditunggu bukan hanya dari dalam tetapi juga dari luar Negara dan mari kita bangkitkan kepercayaan diri Bangsa Indonesia, bangun Indonesia serta jangan jadikan Indonesia sebagai target market produk halal negara lain,” ungkapnya.

Sekadar informasi, sesuai amanat UU No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Prosuk Halal, BPJPH mendapat mandat untuk menerbitan produk sertifikat halal. Kewenangan tersebut selama ini berada di Majelis Ulama Indonesia (MUI). Meski demikian, peran MUI dalam sertifikasi halal tetap penting. (njs/kemenag)

 


Back to Top