OJK Segera Susun Aturan Fintech Syariah

gomuslim.co.id- Pesatnya perkembangan teknologi kini sudah merambah ke industri keuangan, termasuk keuangan syariah. Bahkan, belakangan muncul istilah teknologi finansial (tekfin) yang menjadi tren di kalangan masyarakat.

Merespon hal tersebut, kabarnya Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan segera menyusun regulasi khusus terkait tekfin ini. Lebih spesifiknya, regulasi ini terarah di bidang pinjam meminjam langsung atau peer-to-peer (P2P) lending berbasis syariah.

Konsep syariah sendiri memang tidak termuat dalam Peraturan OJK No. 77/POJK.01/2016 tentang Layanan Pinjam Meminjam Uang Langsung Berbasis Teknologi. Begitu pula dengan beleid yang sedang disusun oleh OJK, di mana konsep syariah tidak akan termuat di dalamnya.

Menurut Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Nurhaida, tidak tertutup kemungkinan nantinya untuk menerbitkan yang syariah. “Aturan yang akan disusun oleh OJK bersifat payung. Artinya regulasi itu mengatur tekfin secara general. Namun tidak tertutup kemungkinan otoritas menerbitkan regulasi khusus dalam waktu dekat,” ujarnya.

Di sisi lain, saat ini, pasar jasa keuangan yang berbasis syariah cukup diminati masyarakat. Di sektor tekfin, sejumlah layanan dengan konsep ini juga telah dihadirkan di Tanah Air. "Aturan yang kami susun akan mengatur tentang umum. Tapi nanti akan kami lihat lagi yang syariah," katanya.

Sebelumnya, OJK telah menerbitkan izin operasi untuk sejumlah tekfin syariah. Direktur Pengaturan, Perizinan, dan Pengawasan Fintech OJK Hendrikus Passagi mengatakan POJK No. 77/POJK.01/2016 terbuka untuk disempurnakan sesuai dengan kebutuhan pendanaan nasional, termasuk konsep syariah.

"Sebagai negara muslim terbesar di dunia, kehadiran industri pendanaan syariah akan selalu mendapat prioritas pengembangan, termasuk penyesuaian regulasi jika dipandang perlu segera dilakukan," jelasnya.

Dia menambahkan selama ini OJK terus mengamati perkembangan sektor jasa keuangan anyar ini untuk memberi ruang bagi penyesuaian regulasi. Salah satunya, jelas dia, terkait dengan peran tekfin P2P lending sebagai agen pemasaran produk layanan jasa keuangan lain. (njs/dbs/foto:financialku)

 


Back to Top