Gandeng Kemenlu, Kemenag Tingkatkan Kualitas Layanan Pencatatan Nikah WNI di Luar Negeri

gomuslim.co.id- Pencatatan nikah warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri kini menjadi salah satu bahasan penting di Kementerian Agama (Kemenag). Melaui Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Kemenag pun menjalin sinergi dengan Ditjen Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

Baru-baru ini, kedua belah pihak mengadakan pertemuan untuk membahas kegiatan bimbingan teknis pencatatan nikah bagi pegawai pencatat nikah (PPN) dan pembantu PPN di luar negeri. Hal tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pelayanan pencatatan nikah di luar negeri.

Menurut Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Mohsen, pihaknya berencana menyelenggarakan bimtek pencatatan nikah bagi PPN luar negeri. "Ini juga sejalan dengan program prioritas Ditjen Bimas Islam yang masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah, yaitu ketahanan keluarga yang berawal dari proses pernikahan," ujarnya.

Rencana bimtek ini pun mendapat respon positif dari Direktur Konsuler Didik Eko Pujianto. Menurutnya, pelaksanaan tugas pencatatan nikah yang dilakukan PPN dan P3N luar negeri ini dinilai masih lemah. Padahal, PPN dan P3N tersebut notabenenya adalah pegawai Kemlu. "Sebagian besar petugas kita itu tidak menguasai teknis pencatatan nikah dan prosesi akad nikah," katanya.

Lebih lanjut, ia menuturkan, selain bimtek yang dilaksanakan Ditjen Bimas Islam, materi teknis pencatatan nikah yang dimasukkan dalam kurikulum diklat pembentukan diplomat junior dan diplomat madya juga perlu dilakukan.

“Setiap tahun, Kemlu memberangkatkan dua angkatan pegawai untuk bertugas ke luar negeri yang ditempatkan di seluruh kantor perwakilan RI di seluruh dunia. Sebelum bertugas, para diplomat tersebut diwajibkan mengikuti diklat terlebih dahulu. Untuk kloter pertama tahun ini, akan berangkat 100 orang pada Juni atau Juli nanti," jelasnya.

Ia menambahkan saat ini terdapat 2,5 juta penduduk Indonesia di luar negeri. Tidak sedikit diantara WNI ini melaksanakan nikah di luar negeri.

Adapun hasil kesepakatan dari pertemuan ini diantaranya adalah bimtek pencatat nikah bagi diplomat akan dilaksanakan pada awal Mei mendatang. Teknisnya, akan diberikan materi tatap muka di kelas dan kunjungan ke KUA Kecamatan di Jakarta untuk melihat langsung praktek pencatatan nikah dan prosesi akad nikah.

Selain itu, akan disediakan jam pelajaran pencatatan nikah pada diklat pembentukan diplomat junior dan diplomat madya yang narasumbernya berasal dari Direktorat Bina KUA dan Keluarga Sakinah Ditjen Bimas Islam.

Turut hadir dalam pertemuan ini dihadiri Kasubdit Bina Kepenghuluan Zainal Muttaqin, Kasi Bina Kepenghuluan Wilayah 1 Erra Sonya dan Kasi Bina Kepenghuluan Wilayah 2 Makhzaini. (njs/kemenag/foto:hukumonline)

 


Back to Top