Kenalkan Islam, Psikiater Muslim Asal Kuwait Ini Buat Komik The 99

gomuslim.co.id- Ada banyak cara untuk mengenalkan Islam kepada masyarakat dunia. Salah satunya seperti yang dilakukan seorang Psikiater muslim asal Kuait, Dr. Naif Al-Mutawa. Ia membuat sebuah komik dengan judul The 99. Komik yang diterbitkan Teshkeel Comics pada Oktober 2010 itu menceritakan tentang pahlawan super muslim.

Makna dari komik The 99 ini sebenarnya diambil dari angka 99 yang merupakan nama-nama Allah yang baik (Asmaul Husna). Menurut Al-Mutawa, salah satu alasan dirinya membuat komik tersebut adalah masih banyak salah penafsiran tentang Islam yang beredar di media

Lewat karyanya itu, ia ingin membuat suatu perubahan pada dunia pahlawan super dan juga dunia muslim. Selain menyoroti nilai-nilai universal, komik ini juga membawa revolusi bagi budaya Islam. Al-Mutawa menegaskan dirinya ingin meluruskan persepsi salah tersebut sehingga masyarakat tidak lagi salah memahami sesuatu tentang Islam.

“Saya ingin mengambil nilai utama dari kepercayaan saya, yang tidak lain merupakan nilai-nilai kemanusiaan, dan saya ingin mewujudkannya dengan sesuatu yang kreatif,” ujar Al-Mutawa seperti dilansir dari publikasi Mvslim, Selasa (20/03/2018).

Selanjutnya, Al-Mutawa berharap komiknya itu dapat menunjukkan kepada masyarakat dunia bahwa Islam itu tidak seperti yang mereka kira. Ia akan membuktikan bahwa Islam merupakan agama yang sangat toleran, damai, dan beragam.

Dengan begitu, persepsi salah dan negatif yang beredar terkait Islam dapat berbalik menjadi sesuatu yang lebih positif. Selain itu, hal ini juga akan memotivasi para generasi muda muslim untuk tetap berpegang teguh pada keyakinan mereka, ditengah banyaknya kabar miring tentang Islam.

Karakter dalam komik "The 99" ini termasuk Dr. Ramzi, seorang sarjana dan aktivis sosial, dan 99 anak muda dengan kemampuan khusus. Mereka diberikan batu permata "Noor", yang hilang selama invasi Mongolia di Baghdad.

Tokoh jahat dipimpin oleh Rughal yang haus kekuasaan. Ia mencoba mencuri kekuatan batu Noor untuk dirinya sendiri. Alur cerita menunjukkan 99 karakter yang dipimpin oleh Dr. Ramzi dalam mengejar keadilan sosial dan perdamaian melawan kekuatan jahat.

Adaptasi superhero dalam budaya Arab dianggap oleh banyak orang menjadi sederhana, terlepas dari beberapa contoh seperti "Seribu Satu Malam," "Sinbad the Sailor" dan "Aladdin," yang memiliki stereotip yang biasa dipakai orang Arab yang mengenakan sorban, mengendarai unta dan berkelahi dengan pedang melengkung.

Orang Arab dan Muslim sendiri memang ada dalam komik Amerika sebagai pahlawan super. Mereka diantaranya seperti Kamala Khan, yang merupakan pahlawan super Pakistan Amerika yang dikenal sebagai "Ms. Marvel,” Simon Baz, orang Amerika Lebanon yang menjadi anggota Arab Korps Lentera Hijau pertama, dan Sooraya Qadir (Debu), mutan dari Afghanistan yang menjadi anggota X-Men.

Mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama pun pernah melontarkan pujian kepada Al-Mutawa dalam acara Konferensi Tingkat Tinggi Kepresidenan tahun 2010. “Komiknya menceritakan tentang imajinasi para kaum muda, dengan para pahlawan super yang mengajarkan tentang toleransi dalam Islam. Dalam komik ini juga menceritakan Superman dan Batman yang mengulurkan tangan mereka kepada rekan-rekan muslim,” ucapnya. (njs/mvslim/dbs/foto:everythingreligion)

 


Back to Top