Sosialisasi Produk Halal, Pemerintah Cina Ubah Simbol Label Halal Arab ke Tulisan Pinyin

gomuslim.co.id- Restoran dan kedai makanan diwajibkan mengganti label makanan halal berbahasa Arab dengan label baru berkarakter China. Hal ini mulai diberlakukan oleh Daerah Otonomi Ningxia Hui di bagian barat laut Cina.

Kawasan ini akan memperbaiki label makanan halal dengan menggunakan huruf pinyin sebagai pengganti bahasa atau tulisan Arab. Sementara, Ningxia juga akan merekonstruksi bangunan-bangunan bergaya Islam di tengah pembahasan seputar kecenderungan pan-Islam di wilayah tersebut.

Seperti dilansir dari publikasi Global Times, Selasa, (27/03/2018), menurut penuturan warga dari Wuzhong dan Yinchuan label baru tersebut termasuk karakter China untuk makanan halal dan tulisan pinyin "NING XIA" dan "QING ZHEN SHI PIN" di atasnya.

Sedangkan, menurut akun publik Wechat "IslamRay", gerakan ini melingkupi banyak tempat di Ningxia. Pemilik yang tidak segera mengganti label makanan halal sebelumnya diminta mengubahnya.

Selain itu, ada pula foto yang beredar di internet yang menunjukkan pemberitahuan yang dipasang di supermarket di Yinchuan. Pemberitahuan itu menyatakan beberapa produk makanan telah dikeluarkan dari rak untuk mengganti label makanan halal.

Seorang karyawan di Asosiasi Islam Ningxia berbasis di Yinchuan mengatakan gerakan yang tengah berlangsung itu tidak mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka. Namun, ia menolak berkomentar lebih jauh.

Beberapa tahun terakhir, Ningxia telah menjadi pusat kontroversi atas kecenderungan pan-Islam. Hal itu lantaran beberapa pakar menyarankan pemerintah Ningxia harus mengambil langkah-langkah terhadap kecenderungan pan-halal dan pemikiran Islam yang dipengaruhi teologi umum di negara-negara Arab, yang disebut sebagai arabisasi.

Mengubah label makanan halal bukanlah satu-satunya langkah yang telah diambil di Ningxia. Sejumlah warganet mulai mengunggah gambar dari program rekonstruksi pada Sino-Arab Axis pada 17 Maret lalu, dan beberapa menyambut langkah itu.

Sino-Arab Axis adalah tempat indah di Yinchuan, yang didirikan memperingati hubungan baik antara China dan dunia Arab.

Dalam pernyataannya, Departemen Publisitas dari Komite Partai Distrik Jinfeng di Yinchuan, arsitektur gaya Arab sebelumnya akan diubah menjadi gaya tradisional China. Hal tersebut merupakan upaya untuk menciptakan suasana yang bahagia, harmonis dan bersatu.

Mantan Wakil Sekretaris Jenderal China Anti-Cult Association (CACA), Li Anping mengatakan langkah mengubah label makanan halal yang baru bertujuan memperbaiki pasar makanan halal dan menghentikan kecenderungan makanan pan-halal.

“Kritik pan-halal tidak boleh terlalu jauh dilakukan. Langkah ini sesuai dengan hukum dan kebijakan China tentang kebebasan beragama," tukas Li Anping. (nat/globaltimes/dbs/foto:chinadaily)

 


Back to Top